
Kasus dugaan penipuan berupa pengadaan barang yang dilakukan oleh oknum PNS dilingkungan UPT. Puskemas Pandian Sumenep Madura Jawa Timur kembali mencuat setelah pihak korban penipuan dimaksud melapor ke instansi terkait.
Sebut saja Latifah wanita (46 th) warga desa Pandian Sumenep yang telah melaporkan Lea Febriyana E. Oknum PNS kepada Polres Sumenep atas Perkara tindak pidana Penipuan dan Penggelapan (pasal 378 subs 372 KUHP Pidana) pada 9/ 02 / 2016 lalu.
Dalam laporannya Latifah menerangkan bahwa dirinya mengumpulkan uang sebesar 250. 000. 000. Diberikan kepada pihak terlapor atas nama Lea Febriyana dalam bentuk perjanjian kerjasama dan kwitansi ditandatangani. “Namun sampai kini, tidak kabar dan niatan baik dari Lea Febriyana untuk uang pinjaman yang saya keluarkan tersebut”, kata RA. Latifah.
Latifah juga menyampaikan bahwa Modus yang dilakukan oleh Lea Febriyana digencarkan melalui saudara saudara dekat Lea. “Kami yang kena tipuboleh Lea Febriyana adalah kerabat dekatnya sendiri. Mulanya kami tidak tau sama sekali bahwa Lea akan berbuat seperti ini kepada kami”, ujar Latifah bersama saudara lainnya Evi dan Yayan saat melaporkan kejadian penipuan oleh oknum PNS kepada Inspektorat Kabupaten Sumenep, Senin (22/ 08).
Masih menurut Latifah, bahwa dirinya bersama saudara lainnya mendatangi instansi terkait adalah untuk menindak lanjuti laporan yang sudah dilakukan sebelumnya. “Karena sesuai dengan absensi pegawai Puskesmas Pandian bahwa Lea Febriyana sudah 8 bulan tidak masuk kantor. Apa dibenarkan seperti itu”, kata Latifah sambil berucap tanda tanya kepada Kasi Pengawas Pemerintah Bidang Kemasyarakatan Inspektorat Kabupaten Sumenep.
Kami hanya ingin keadilan dan sangsi apa yang akan diberikan kepada PNS yang telah melakukan perbuatan mencoreng moreng nama baik ASN (Aparatur Sipil Negara) dengan melakukan perbuatan merugikan terhadap seseorang juga merugikan terhadap Negara karena tidak masuk Kantor, imbuh RA. Latifah.
Sementara, Awi Sukarno, Kasi pengawas pemerintah bidang kemasyarakatan inspektorat kabupaten Sumenep, membenarkan bahwa sesuai absen yang ada di UPT. Puskesmas Pandian bahwa saudari Lea Febriyana sudah 7 bulan tidak masuk kantor. “Sangsinya ya dapat dipecat secara tidak hormat. Namun kami punya Tim dalam melakukan tugas ini. Untuk itu saya harap ibu- ibu bersabar dulu sambil menunggu keputusan dari Tim Inspektorat”, jelas Awi.
Sebelumnya, RA. Latifah bersama rekan – rekannya yang merasa ditipu oleh Lea Febriyana dengan total dana kurang lebih 2 milyard tersebut sudah mendatangi dinas kesehatan Kabupaten Sumenep, BKPP ( Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) Kabupaten Sumenep dilanjutkan ke Inspektorat Kabupaten Sumenep.
( Tim)

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)