Kasus Pembakaran Motor, Polisi Baru Turun Tangan Setelah diberitakan MaduraExpose

Terbit: 21 Juli 2016 | 20:34 WIB

MADURA EXPOSE-Kasus pembakaran speda motor beat warna hitam tanpa plat nomor di Dusun Bates, Desa Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan terjadi pada Selasa Malam kemarin, namun anehnya, jajaran Polsek Pasongsongan baru turun ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah kasus tersebut diberitakan Maduraexpose.com pada Kamis pagi (21/7/2016).

“Pagi itu Pak Pimred mengirimkan tautan berita pembakaran speda motor di Desa Lebeng Timur ke Pak Kasatreskrim Polres Sumenep. Belum satu jam dari link berita itu dikirim, seorang warga menelpon redaksi jika ada polisi ke lokasi pembakaran speda motor tersebut,” ujar Ima Khofat, salah satu petugas Admin Maduraexpose.com, Kamis Malam.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, puncak kegiatan haflatul imtihan di salah satu madrasah Dusun Bates, Desa Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan medadak heboh dengan menghilangnya seorang perempuan yang masih bersatus santri di salah satu Pondok Pesantren terkenal di Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Sumber terpercaya MaduraExpose.com menyebutkan, peristiwa pembakaran speda motor Honda Beat di Desa Lebeng Timur itu berawal dari menghilangnya seorang santriwati, dekat madarasah setempat.

Informasi terbaru menyebutkan, ternyata motor yang dibakar itu milik HLK, seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs), warga Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Pemicunya karena HLK membonceng TYB yang sudah bertunangan.

Informasi di lapangan menyebutkan, pembakaran motor warna hitam tanpa nomor polisi (nopol) tersebut berawal saat salah seorang siswi MTs di Sumenep berinisial TYB (15), warga Desa Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep diketahui dibonceng oleh HLK ketika diantar ke rumahnya, sekitar pukul 03.00 Wib.

Kasus ini dibenarkan Kapolsek Pasongsongan,Iptu Abd Holik yang sebelumnya mendapat informasi adanya pembakara motor tersebut dari Pimred Maduraexpose.com. [Ima/ferry]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *