Anomali Cuaca, Petani Madura Nekad Tanam Tembakau

Terbit: 16 Juli 2016 | 14:35 WIB

MADURAEXPOSE.COM,SAMPANG – Pentingnya hasil tembakau bagi para petani meski cuaca yang kurang mamadai dan waktu yang diperkirakan terlambat, petani masih memaksakan melakukan penanaman tembakau.

Pantauan maduraexpose.com, pasalnya, tembakau adalah satu-satu nya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ekonomi warga, karena dari hasil temabakaulah yang cukup besar menjanjikan ke untungan, sabtu (16/07).

Hal ini disampaikan oleh Tomimah (35) tahun asal warga Dusun Pocolan Desa Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang mengatakan “mestinya penanaman tembakau dilakukan pada pertengahan bulan lima (Mei) namun karena kegagalan yang kami alami bulan itu, terpaksa kami melakukan penanaman kembali” katanya.

“kami telah empat kali ini melakukan penanaman tembakau yang tiga kali telah habis diguyur hujan, kami tak memerdulikan kerugian yang kami alami asal bibit yang bisa kami beli masih ada” imbuhnya.

Hal senada ungkapkan Nurhawi (37) tahun keluarga Tomimah mengatakan “bagi kami tak ada kata menyerah meski hasil yang kami peroleh hanya kegagalan, karena satu-satu nya keuntungan yang cukup besar bagi kami adalah hasil tembakau”ungkapnya.

“Kami hanya bisa berharap perjuangan kami membuahkan hasil yang maksimal, dan kami berharap ada bantuan yang bisa kami dapatkan dari instansi terkait mengingat sejauh ini belom ada bantuan sedikitpun yang dapat kami terima” pungkasnya. (Adi)

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Gelap di Kafe Lyco: Spesialis Meteran Listrik Sampang Berakhir di Sel

Terbit: 17 April 2026 | 23:59 WIB SAMPANG – Realitas sosial ekonomi seringkali menjadi dalih atas eskalasi tindak kriminalitas, namun pengungkapan kasus terbaru oleh Polres Sampang menunjukkan adanya pola kejahatan…

Tragedi Nakes Sampang Tewas Terlindas Truk Usai Balita Meronta di Kemudi

Terbit: 12 April 2026 | 22:00 WIB SAMPANG, MADURAEXPOSE.COM – Jalan Raya Desa Taddan, Kecamatan Camplong, menjadi saksi bisu sebuah tragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang tenaga kesehatan (Nakes), Sabtu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *