
MADURA EXPOSE– Anjloknya harga rumput laut ditingkatan nelayan, terutama yang hidup dikawasan pesisir selatan seperti Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura membuat perekonomian mereka ikut terpuruk.
Akibat situasi ekonomi yang sangat buruk ini, banyak petani rumput laut terpaksa hijrah keberbagai kota diluar Madura untuk mencari penghasilan, seperti ke daerah Jakarta.
Informasi yang dihimpun Madura Expose menyebutkan, harga rumput laut selama sebulan terakhir ini benar-benar membuat kecewa para petani di pesisir selatan kecamatan Bluto Sumenep. Anjloknya harga dipasaran, membuat mereka tidak mampu bertahan hingga sebagian besar banyak yang gulung tikar.
“Selama ini budidaya rumput laut menjadi penghasilan utama masyarakat petani di pesisir selatan Kecamatan Bluto Mas. Tapi karena harganya hancur, terpaksa kami mencari pekerjaan lain bahkan ada yang mencari pekerjaan ke Jakarta,” terang AS, salah satu petani laut kepada Madura Expose, Selasa 24 Mei 2016.
Menurutnya, harga rumput laut saat ini berada di level terpuruk. Kondisi ini diperparah dengan menurunnya jumlah produksi dibanding pada tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai 500 ton basah dan 91 ribu ton rumput laut kering. Jumlah itu meliputi beberap tempat yang menghasilkan produksi rumput laut seperti Kecamatan Bluto, Pragaan, Talango ,Saronggi dan wilayah kepulauan.
“Sejak sebulan terakhir ini, harga rumput laut basah hanya dihargai Rp 500 per kilogram dan Rp 1200 per kilogram untuk yang kering. Biasanya, pada situasi normal, harga laut basah mencapai Rp 1500” timpalnya. [*]



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
