Pengajian Isra’-Mi’raj dan Nusantara Mengaji Sepi Peminat

Terbit: 8 Mei 2016 | 22:11 WIB

MADURA EXPOSE, SUMENEP–Kegiatan puncak Nusantara Mengaji yang digelar Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur malam ini ternyata tak diminati masyarakat Sumenep yang mayoritas muslim.

Acara ini digelar dalam rangka Nusantara Mengaji 300.000 ribu khataman Al-Qur’an, dalam rangkaian Peringatan Isra’-Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Pemeritah Kabupaten Sumenep, bertempat di Lapangan Gotong Royong Sumenep Kota, Minggu Malam 8 Mei 2016 ini nyaris tak diminati warga setempat.

Hasil pantauan MADURA EXPOSE dilokasi, hanya beberapa orang dari kalangan pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) duduk bersila menghadap kearah timur. Mereka mengenakan pakaian serba putih dengan bawahan celana dan sebagian menggunakan sarung. Sepinya peminat ini diduga karena tidak ada sosialisasi dikalangan masayarakat luas.

“Bahkan diinternal SKPD, sepertinya juga kurang koordinasi keseluruh pegawainya Mas,” ujar salah satu pegawai negeri yang menjabat Kepala Bagian (Kabid) disalah satu instanasi pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Sementara diluar lapangan gotong royong, sekitar 300 meter dari tempat pengajian, aktivitas pedagang kaki lima (PKL) Taman Bunga tampak lebih meriah dari pengajian yang saat ini masih berlangsung di lapangan Gotong Royong atau Eks Karesidenan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur. [Ferry/M2B]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *