
Beberapa hari terakhir, hubungan baik antara Bupati Sumenep A.Busyro Karim dengan sejumlah media yang intens memberitakan potensi wisata Pulau Gililabak terus memanas setelah munculnya pemberitaan yang menuding mantan Ketua DPRD dua priode itu diibaratkan kacang lupa kulitnya.
Sejumlah pemberitaan yang terus beruntun di media online itu rupanya membuat Busyro terpojok, meski hal itu dibantah oleh Kepala Diskominfo Sumenep Yayak Nurwahyudi usai pertemuan mendadak bertajuk “Silaturrahim Bupati & Wakil Bupati bersama Insan Pers Kabupaten Sumenep”, Selasa Malam 12 April 2016.
Ditengah hiruk pikuk orang luar mengunjungi objek wisata Pulau Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan (Pulau) Talango yang terus membludak dari berbagai kawasan di Indonesia, sejumlah awak media tiba-tiba merasa “dicampakkan” karena jasanya yang sangat besar dalam memperomosikan Gililabak yang disebut-sebut sebagai “ Hidden Paradise” itu menjadi tanda tanya besar banyak kalangan, terutama wartawan yang selama ini kerapkali mengkritisi kebijakan Pemkab.
Benarkah bahasa KECOAK yang disampaikan Busyro bermaksud menyindir para wartawan yang menghujat dirinya karena dianggap melupakan jerih payah para kuli tinta itu? Atau jangan-jangan ada hubungannya dengan proyek-proyek yang mulai dipersiapkan BPWS, Badan Pengembangan Wilayah Suramadu di Gililabak yang harus diseterilkan dari pantauan media lokal yang kritis? Mari kita mulai menarik beberapa benang merah yang berkaitan dengan rencana awal pembangunan Gililabak.
Pada hari Senin tanggal 15 Desember 2014, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melakukan kerja sama dan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) kesepakatan bersama dengan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang tujuannya, konon untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di kabupaten paling timur di Pulau Madura ini.
Hari itu, Dr. Drs. Ec. H. Muhammad Syarif, M.Si selaku Rektor UTM mengakui adanya kerjasama dan MoU dengan Pemkab Sumenep adalah upaya memaksimalkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) di Kabupaten Sumenep, khususnya pulau-pulau kecil seperti Gili Labak dan Gili Genting yang akan dijadikan pusat penelitian dan pengembangan di UTM.
Menyinggung tentang kehadiran BPWS dalam pengembangan objek Wisata Gili Labak, saya semakin khawatir, ada upaya menjauhkan secara halus keterlibatan wartawan untuk tidak terlalu “dalam” mengeksplorasi pesona alam yang ada. Apalagi saat ini, informasi dan eksploitasi pesona Gili Labak begitu familiar di mesin pencarian google.
Keterlibatan BPWS dalam pengembangan objek wisata Gili Labak ini juga diakui oleh Hadi Soetarto alias Atok, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep. Bahkan pada Senin 25 Januari 2016 lalu, melalui media, Atok mengaku sudah berkoordinasi dan mendapat respon positif dari pihak BPWS untuk menyusun master plan pembangunan sejumlah fasilitas di Gili Labak.
Pulau wisata ini diakui masyarakat luas memiliki pesona alam yang tidak dimiliki Pulau lainnya di Indonesia. Benarkah ada sesuatu yang harus disembunyikan dari wartawan soal pengembangan Gili Labak? Atau jangan-jangan ada KECOAK yang hendak mengeruk keuntungan dari indahnya Sang “Hidden Paradise” itu? Wallahu A’lam! (*)
Catatan Ferry Arbania,Pimred Madura Expose

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)