Kisruh Proyek Pasar Anom, LSM Desak Imam Sukandi dan Novi Sujatmiko Dicopot

Terbit: 9 April 2016 | 15:13 WIB

MADURA EXPOSE–Kisruh pembangunan proyek Pasar Anom Baru Sumenep dinilai berimbas pada nasib para pedagang yang sejak tahun 2014 silam tidak bisa berjualan karena kiosnya terbakar.

Semrautnya pengerjaan proyek tersebut membuat Edi Junaidi, Ketua LSM Penegak Pilar Bangsa (PPB) berang dan meminta Bupati Busyro dan Wabup Fauzi segera mengevaluasi kinerja Imam Sukandi, Kabid Pendapatan DPPKA dan Direktur Bank BPRS Bhakti Sumekar. Menurut Edi, dari awal pelaksanaan proyek sarat kejanggalan mulai dari maslah investor hingga lambannya batas akhir yang telah ditentukan sebelumnya.

“Kami melihat, dua orang ini yang paling bertanggung jawab atas kisruh yang terjadi selama ini. Kami minta Bupati dan Wabup jangan korban para pedagang yang sudah tertimpa musibah kebakaran. Copot saja orang-orang yang tidak mampu membangun situasi kondusif dalam pembangunan proyek pasar Anom Baru jilid tiga ini”, terang Edi Junaidi, Ketua LSM PPB kepada Madura Expose, Sabtu 9 April 2016.

Edi Junaidi, Ketua LSM PPB Sumenep Madura, Jawa Timur. Foto:Ferry Arbania/Madura Expose
Edi Junaidi, Ketua LSM PPB Sumenep Madura, Jawa Timur. Foto:Ferry Arbania/Madura Expose

Sementara Imam Sukandi, Kabid Pendapatan DPPKA Sumenep, saat dimintai komentar terkait kisruh pengerjaan proyek Pasar Anom Baru Sumenep di kantornya baru-baru ini malah enggan berkomentar.

“Saya no commont,” jawab Imam Sukandi dengan ekspresi angkuh. [fat/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *