Disperindag Sumenep Terindikasi Garong Proyek Pasar Prenduan

Terbit: 1 April 2016 | 22:17 WIB

MADURA EXPOSE—Kisruh pengerjaan proyek pasar tradisional yang terletak di sepanjang jalan provinsi Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep berujung masalah.

Aktivis Kompak (Komunitas Pemuda Anti Korupisi Sumenep menengarai adanya korupsi dalam pengerjaan rehabilitasi pasar tradisional senilai Rp 2,5 Miliar.

“Kami temukan adanya indikasi korupsi pembangunan rehab pasar Prenduan untuk tahun anggaran 2014. Kami mendesak pihak Tipikor Polres serius menangani persoalan ini”, terang Imam Hanafi, Koordinator Kompak Sumenep.
Imam yang juga mantan wartawan online ini menjelaskan, dugaan penyelewengan terlihat dari hasil pengerjaan pada galian drainase maupun kuda-kuda los yang tidak sesuai dengan rencana anggaran (RAB).

“Pengerjaan paving juga ditengarai tidak sesuai dengan juknis yang ada. Ini sangat merugikan uang negara dan masyarakat Desa Prenduan”, imbuhnya.

Selain dar sisi pengerjaan yang diduga asal-asalan, koordinator Kompak Juga menemukan kejanggalan semisal proyek dialihkan kepada pihak yang tak berwenang.

“Kami menemukan indikasi kuat jika proyek pasar di Desa Prenduan itu dikerjakan pihak yang jelas-jelas bukan pemenang tender. Ini sudah mengarah pada pelanggaran”, imbuhnya.

Sementara Syaiful Bahri, Kepala Disperindag dan Kabid Perdagangan R. Heni Yuianto berdalih pengerjaan proyek rehabiliasi pasar tradisional Desa Prenduan sudah dikerjakan sesuai dengan petunjuk teknis. [hem/fer]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Catat Tanggalnya! Haul Agung ke-9 Kiai Muhammad Rowi Digelar 1 Februari 2026 di Pamekasan

Terbit: 15 Desember 2025 | 16:51 WIB PAMEKASAN – Persiapan Haul Agung ke-9 untuk mengenang jasa Kiai Muhammad Rowi memasuki fase akhir. Bagi seluruh muhibbin dan masyarakat Madura, tanggal penting…

Laporan Khidmah dan Koordinasi: Pengurus KAPROWI dan Panitia Haul ke-9 Sowan ke KH. Thoifur Ali Wafa

Terbit: 7 Desember 2025 | 20:53 WIB Semangat Puncak Darussalam ke Ambunten: Merajut Barakah Keturunan Kiai Rowi MADURA – Dalam bingkai khidmat dan semangat menyambung tali silaturahmi nasabiyah (kekeluargaan/keturunan), Pengurus…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *