ISIS Culik 400 Orang Setelah Bantai 280 Warga Sipil

Terbit: 18 Januari 2016 | 20:18 WIB

ME—Para militan dari kelompok teroris takfiri ISIS telah menculik sedikitnya 400 warga sipil setelah melakukan serangan ke daerah yang dikuasai pemerintah di Deir Ezzur serta melakukan pembantaian terhadap 300 orang, terutama anggota keluarga dan kerabat dari para prajurit tentara Suriah dan pasukan rakyat, pada hari Sabtu (16/1).

Setidaknya 400 warga sipil telah ditangkap dari Deir Ezzur setelah teroris Takfiri ISIS itu melakukan pembantaian di desa al-Bagilya di bagian barat provinsi, menewaskan sekitar 300 warga sipil, dimana kebanyakan dari mereka adalah wanita, anak-anak dan orang tua, pada hari Sabtu.

Menurut sebuah sumber yang dekat dengan pemerintah Suriah, sebagian dari 300 korban di provinsi Deir Ezzur tersebut dibantai dengan cara dipenggal.

Menurut stasiun TV Al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon, 280 orang tewas di tangan ISIS termasuk wanita dan anak-anak, sedang 400 orang lainnya diculik dan dijadikan sandera oleh kelompok teror tersebut. Menurut stasiun TV tersebut, jasad mereka yang dieksekusi ISIS kemudian dibuang begitu saja di sungai Efrat.

Media pemerintah menyatakan bahwa semua yang dibunuh teroris tersebut adalah warga sipil. Pembantaian ini merupakan salah satu pembunuhan masal terburuk yang pernaah dilakukan ISIS dalah konflik 5 tahun yang melanda Suriah.

(Voa-I)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *