Ahok: Islam Tak Pernah Ajarkan Kebencian terhadap Umat Agama Lain

Terbit: 18 Januari 2016 | 12:51 WIB

MADURA EXPOSE—Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menyebut setiap agama senantiasa mengajarkan kebaikan. Oleh karena itu menurutnya tidak patut manusia membenci satu sama lain karena berbeda kepercayaan.

Saat meresmikan masjid dan musala di Rusun Marunda, Jl Marunda Raya, Jakarta Utara, Minggu (17/1/2016), Ahok menyatakan Nabi Muhammad SAW tak pernah menyuruh umatnya memusuhi pengikut nabi terdahulunya. Islam tak menyuruh orang membenci umat yang lain.

“Enggak ada (ajaran Nabi Muhammad SAW yang menyeru permusuhan terhadap umat nabi terdahulu),” kata Ahok.

Memang, masih ada sebagian dari kelompok masyarakat yang menyimpan kebencian terhadap kelompok agama lain. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mencibir langkah Ahok membangun masjid atau musala di tempat yang didominasi kaum Muslim.

“Pasti itu (yang mengajarkan kebencian) bukan ajaran Nabi Muhammad SAW,” kata Ahok.

Dia menceritakan sejak kecil sudah berada di lingkungan muslim. Oleh karenanya, ajaran-ajaran agama Islam sudah tidak asing lagi bagi dia. Bahkan ia sempat tertarik untuk memperdalam ajaran Islam namun dia merasa ada kendala karena dirinya non-Islam.

Ahok pun mengingatkan tidak sepatutnya agama dijadikan alat memecah belah persaudaraan antarumat. Sebaliknya, menurut Ahok hal itu dapat dijadikan sebagai pemersatu. Sebab setiap agama mengajarkan kebaikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, hari ini Ahok bersama sang istri meresmikan masjid dan mushola untuk Rusun Marunda dan Rusun Khomaruddin di Jaktim secara simbolis. Baginya, semakin banyak menggunakan masjid yang telah dibangunnya maka semakin besar pula pahala yang mengalir untuk dia.

“Saya kristen tapi bangun masjid enggak ada urusan. Bapak saya kalau ada orang yang mau bangun masjid langsung nawarin semen karena Islam ngajarin kalau selama masjid masih digunakan pahalanya akan ngalir,” kata Ahok.

“Kenapa nabi turun dari langit karena untuk membuat kehidupan di dunia lebih baik. Saya harap masjid dan mushola ini bisa digunakan dengan baik karena Islam mengajarkan kebaikan,” lanjutnya.

Mendengar itu pun para penghuni rusun langsung tepuk tangan riuh. Bahkan ada salah satu diantara mereka yang menyampaikan kegembiraannya.

“Terima kasih Pak! Tinggal nunggu hidayah saja nih Pak Ahok. Semoga tidak lama,” kata dia sambil bertepuk tangan.

Bangunan masjid di Rusun Marunda memiliki 2 lantai yang sangat luas. Sekilas terlihat masjid tersebut tampak belum sepenuhnya digunakan oleh penghuni sebab masih banyak yang belum dipoles dan agak berdebu lantainya.

(aws/dnu/dtk)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *