Pilkada Sumenep: Saksi PPK Paslon 2 Diancam Bunuh

Terbit: 12 Desember 2015 | 21:23 WIB

Sumenep (Madura Expose)—- SF (35) yang menjadi  saksi paslon nomor urut 2 Zainal Abidin-Dewi Khalifah di PPK Kecamatan Lenteng, Sumenep mendapat teror  dan ancaman akan dibunuh  karena telah melakukan verifikasi daftar pemilih yang diduga banyak yang sudah meninggal, Sabtu Sore (12/12/2015).

“Yang ngancam saya itu namanya KR (inisial) Warga Desa Banaressep, Kecamatan Lenteng. Dia mengancaman akan membunuh saya karena telah melakukan pencocokan DPT ke bawah”, terang SF kepada Maduraexpose.com, Sabtu Malam.

Karena mendapat teror dan ancaman bunuh, SF langsung melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib untuk di proses sesuai hukum.

Sementara A.Warist, Ketua KPU Sumenep, saat dikonfirmasi via SMS ke nomor ponsel pribadinya masih belum memberikan tanggapan. Begitu juga dengan pihak komisioner Panwaslih yang dihubungi mengaku belum menerima laporan adanya terror sekaligus ancaman yang berkaitan dengan Pilkada tersebut.

“Belum ada laporan Mas. Coba sampean konfirmasi ke KPU Sumenep”, terang Zamrud Khan.

 

FERRY ARBANIA

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *