Ngaji Keputrian RMI PCNU Sumenep, Bahas Menstruasi

Terbit: 3 Februari 2024 | 23:55 WIB

Maduraexpose.com– Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Cabang Sumenep berkolaborasi dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Sumenep dan Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri menggelar Ngaji Keputrian dengan tema “Problem Menstruasi dalam Tinjauan Medis dan Psikologis”.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk Sumenep, Sabtu (03/02/2024).

Ketua RMI PCNU Sumenep, Kiai Ubaidillah Tsabit menyambut positif kegiatan yang digagas bersama IKA Unair Sumenep ini

“Kegiatan kolaboratif semacam ini sangat penting kita lakukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman santri putri terhadap problem yang mereka hadapi. Apalagi santri putri merupakan calon ibu yang merupakan madrasatul ula,” tuturnya.

Narasumber pertama, dr. Rifmi Utami, M.Kes., yang sekaligus Sekretaris IKA UNAIR Sumenep, memaparkan tentang mentrual hygiene yang perlu terus dijaga oleh santri putri ketika mengalami menstruasi.

“Menjaga kebersihan saat menstruasi sangat penting untuk mencegah infeksi. Santri putri harus mengganti pembalut secara teratur, menjaga area kewanitaan tetap bersih dan kering, serta menghindari berenang atau berendam di air,” papar dr. Rifmi.

Narasumber kedua, Neng Hielma Hasanah, M.Psi., Psikolog, yang juga Bendahara IKA UNAIR Sumenep, mengungkapkan tips mengendalikan mood swing saat santri putri menstruasi.

“Mood swing saat menstruasi adalah hal yang wajar. Namun, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengendalikannya, seperti berolahraga secara teratur, melakukan teknik relaksasi, dan mengonsumsi makanan yang sehat,” kata Neng Hielma.

Kegiatan ini iikuti oleh 150 santri putri dan dihadiri oleh Ketua PCNU Sumenep KH A Pandji Taufiq dan beberapa pengasuh pesantren lainnya.

KH A Pandji Taufiq dalam kesempatan itu, mengapresiasi kegiatan Ngaji Keputrian yang diselenggarakan oleh IKA UNAIR Sumenep dan RMI PCNU.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi santri putri untuk memahami tentang menstruasi dengan baik. Saya berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak santri putri di Sumenep,” katanya.[miko/han]

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Lebaran dr. Tifa: Antara Langkah Sunyi, Luka yang Sakral, dan Kemenangan Hati

Terbit: 19 Maret 2026 | 20:10 WIB SUMENEP – Di tengah gempita perayaan Idul Fitri 1447 H, sebuah pesan kontemplatif datang dari sosok intelektual dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa). Melalui…

Mudik 2026: Komisi VI DPR RI Soroti Kegagalan Mitigasi BUMN Karya di Jalur Krusial

Terbit: 17 Maret 2026 | 23:21 WIB JAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan nasional, kini berubah menjadi ujian kesabaran bagi jutaan masyarakat. Kendala klasik berupa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *