Wanita Cantik & Orang-orangan Sawah

Terbit: 18 Agustus 2014 | 17:02 WIB

Festival Memeden Gadu adalah festival yang rutin dilakukan masyarakat Desa Kapuk di Jepara, Jateng. Di festival ini, orang-orangan sawah akan diarak penduduk, lengkap dengan wanita cantik, sebagai simbol Dewi Sri.

Festival Memeden Gadu adalah festival tahunan masyarakat sekitar Desa Kapuk, Kecamatan Bangsri, Jepara, Jawa Tengah. Ini adalah sebuah tradisi lama para petani di Jepara, Jawa Tengah. Biasanya, festival ini diadakan setiap menjelang bulan kurban dalam Islam. Tahun lalu, Festival Memeden Gardu jatuh pada tanggal 14 Oktober 2012.

Dalam festival itu, ada 70 memeden gadu yang yang dibuat oleh anak-anak petani setempat. Memeden gadu adalah orang-orangan sawah, replika manusia dan bentuk lainnya yang terbuat dari jerami.

Biasanya, memeden ini ditempatkan di lahan pertanian dan digunakan untuk mengusir hama tanaman, atau sebagai pengendalian hayati. Memeden gadu juga menjadi pengganti peran hewan predator yang dapat mengendalikan hama tanaman secara alami. Hama tanaman tersebut di antaranya tikus, burung pipit, wereng dan sebagainya.

Dalam festival ini, berbagai bentuk kreativitas anak desa ditampilkan. Di antaranya adalah petani bercaping, perempuan berbusana jilbab, anak kecil dan ibunya hingga seekor buaya.

Selanjutnya, semua memeden gadu dikirab mengelilingi desa. Memeden dikirab lengkap dengan simbol Dewi Sri, tanaman padi (Oryza sativa), budaya seni barongan jepara, pencak silat dan gamelan jawa.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *