70 Tenaga Medis RS Mitra Keluarga Depok Dirumahkan

Terbit: 2 Maret 2020 | 22:28 WIB

Maduraexpose.com-Wali Kota Depok Idris Abdul Somad memberikan pernyataan pers terkait dua warga Kota Depok yang positif terjangkit virus corona (Covid-19) di Balai Kota, Kota Depok, Senin (2/3/2020).

Menurut Idris, kedua orang itu sempat berobat ke RS Mitra Keluarga Depok. Usai menangani pasien tersebut, puluhan tenaga medis di rumah sakit itu dirumahkan.

“70 (orang) itu bukan berarti positif, tapi yang berinteraksi dengan pasien, itu dirumahkan dan sedang kita pantau,” ujar Idris seperti dilansir detik.com.

Menurut dia, 70 orang itu diketahui berinteraksi dalam pengobatan sang pasien. Tujuan mereka dirumahkan tentu agar mereka tidak terjangkit ke yang lain.

“Tenaga medis yang berinteraksi, dikhawatirkan, karena mereka berinteraksi. itu dihitung semua, mereka semua dirumahkan,” kata Idris.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengonfirmasi dua orang di Tanah Air positif terjangkit virus corona (Covid-19). Kabar itu disampaikan Jokowi dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).

“Ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia. Dicek di sana ternyata positif corona. Tim di Indonesia langsung menelusuri,” ujar Jokowi. Turut hadir Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Ketika menyambangi Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Terawan menjelaskan kronologi dua orang yang tinggal di Depok, Jawa Barat, itu tertular Covid-19. Menurut Terawan, ada seorang WN Jepang tinggal di Malaysia. Dia melakukan perjalanan ke Indonesia, kemudian kembali Malaysia.

“Teman dekatnya itu (perempuan 31 tahun), kemudian tanggal 14 Februari itu kalau enggak salah, merasa batuk-batuk enggak enak, rawat jalan ke rumah sakit, tanggal 26 pulang,” kata Terawan seperti dilansir cnnindonesia.com, Senin (2/3/2020).

Pasien merupakan teman dansa WN Jepang. Saat di Malaysia, WN Jepang tersebut mengabarinya melalui telepon bahwa dirinya positif corona. Perempuan 31 tahun itu pun kemudian menyampaikan kepada dokternya.

“Akhirnya dilakukan pemindahan ke RS Sulianti Saroso, tanggal 1 langsung kita lakukan cek, hasilnya tadi pagi, orang dengan pengawasan, tracking sudah jalan. Cewek ini bersama ibunya dua-duanya kita cek,” ujar Terawan.

Saat ini, menurut Terawan, kedua pasien positif corona dalam kondisi baik, namun batuk sekali-kali.

“Ketika dia orang dengan pengawasan, namun tetap saya tracking,” katanya.

(miq/cnbc)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *