30 Pemuda Di Wisuda, Bupati Fauzi: Sengaja Disiapkan Sebelum Investasi Perhotelan Masuk Sumenep

Terbit: 23 Juli 2022 | 22:31 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)- Komitmen Bupati Sumenep Achmad Fauzi,SH,MH melalui jajarannya di masing-masing OPD terus digalakkan dalam rangka melakukan percepatan perekonomian dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) sector perhotelan.

Pihaknya juga menyinggung soal 30 peserta didik angkatan perdana yang telah lulus dan dengan di Wisuda. Menurut Bupati Fauzi, mereka yang di wisuda sudah diap terjun ke dunia kerja perhotelan karena telah ditempa berbagai pelatihan eksklusif dari Institut Amithya.

Selain itu, lanjut Bupati Fauzi, ada hal yang tak kalah pentingnya dalam mempersiapkan SDM yang sifatnya jangka panjang. Hal itu dengan melihat potensi peningkatan ekonomi sector perhotelan di Kabupaten Sumenep mulai dilirik banyak investor.

“Sengaja kita siapkan SDM yang berdaya saing dan handal sebelum investasi dibidang perhotelan masuk ke Sumenep. Ini menjadi sangat penting, karena kita berpikir jangka panjang,” terang Bupati Sumenep Achmad Fauzi kepada Maduraexpose.com, Sabtu 23 Juli 2022.

Diberitakan sebelumnya, bahwa hari ini sebanyak 30 peserta didik telah diwisuda setelah sebelumnya menjalani pendidikan selama kurang lebih 7 bidang perhotelan dengan SDM siap kerja.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep Mohammad Iksan, S.Pd., MT kepada Redaksi Maduraexpose.com.

“Itu adalah kegiatan pelatihan perhotelan yang diselenggarakan dan selesai dilaksanakan. Untuk pelatihan yang dilaksanakan pada tahun 2021, selama 7 bulan. Jadi yang mewisuda adalah dari perhotelan Amithya kemudian dihadiri oleh yang terhormat Bapak Bupati,” kata H. Mohammad Iksan, S.Pd., MT Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep kepada Maduraexpose.com, Sabtu 23 Juli 2022.

Mantan Plt Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ini menambahkan, puluhan anak muda yang telah diwisuda hari ini, merupakan peserta yang telah menjalani pelatih selama 7 bulan sejak tahun 2021 silam.

“Pelatihan pertama tahun 2021 diselenggarakan sebanyak 30 orang dan sudah dinyatakan lulus tuntas. Mereka siap untuk ditempatkan di hotel-hotel yang membutuhkan tenaganya nya, termasuk ada satu atas nama Shila itu sudah bekerja diterima diperhotelan di Bali,”imbuhnya.

Mohammad Iksan juga menerangkan lebih detail, keberadaan anak muda yang selama ini membutuhkan pekerjaan menjadi tanggung jawan pemerintah daerah yang akan terus diseriusi.

“ Karena ini adalah bagian dari tanggung jawab Pemkab Sumenep melalui Disbudporapar untuk pelatihan perhotelan yang menyiapkan tenaga anak-anak muda di kabupaten Sumenep,”imbuhnya.

H.Moh Iksan juga meyakini lulusan perhotelan ini akan menjadi booming di Kabupaten Sumenep dan sekitarnya. Itu terjadi karena SDM anak muda Sumenep sudah benar-benar siap untuk menjadi tenaga kerja professional yang mengisi bidangnya.

Menurutnya, selain telah Mewisuda 30 anak muda yang telah dibekali SDM siap kerja pada angkatan 2021, saat ini pihaknya telah melaksanakan pelatihan baru sebanyak 20 orang.

“Ya betul, di tahun 2022 ini telah diselenggarakan pelatihan sebanyak 20 orang yang sudah terseleksi. Jadi, memulai untuk pelatihannya. Pada hari ini, Sabtu tanggal Sabtu 23 Juli 2022,”sambungnya.

Pejabat yang juga mantan Aktivis PMII Surabaya ini menambahkan, bahwa pada tahap berikutnya, peserta baru akan menjalankan pendidikan dan pelatihan yang sama bidang perhotelan.

“Dan nanti sama, selama 7 bulan akan dilatih untuk pelatihan perhotelan, menyusul yang hari ini di wisuda. Angkatan 2021 di Wisuda sekarang dan dilanjutkan dengan pelatihan untuk tahun anggaran 2022 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang,”pungkas Iksan penuh semangat. [Ferry Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *