MADURAEXPOSE.COM—Ditengah hebohnya pemberitaan mengenai adanya temuan tas hitam yang diduga bom di Markas Polsek Gapura, beredar kabar tentang kaburnya dua tahanan Narkoba dari Polsek Sapeken, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (4/1/2016).

Informasi yang dihimpun dari PAC BaraJP Sumenep menyebutkan, dua tahanan yang diduga kabur tersebut merupakan tahanan kasus narkoba jenis sabu-sabu yang diciduk aparat pada tanggal 30 Desember 2016 lalu.

Dua tahanan itu kabur dengan cara membobol pintu tahanan sekitar pukul 05.00 WIB. Sementara Kapolsek Sapeken, Ipda Syaifudin ketika dikonfirmasi wartawan berdalih tidak tahu menahu terkait adanya tahanan narkoba yang kabur dari Polsek Sapeken, Sumenep, Madura.

Keterangan Kapolsek Sapeken ini bertolak belakang dengan hasil konfirmasi awak media kepada Kasubag Humas Polres Hasanudin hari ini.

“Masih dicari itu. (sinyal,Red) Putus-putus Mas,” terang AKP Hasanudin saat dihubungi Reporter Samaudin melalui telpon genggamnya, Rabu (4/1/2016).

Begitu juga dengan pihak Kapolres Sumenep, AKBP H. Joseph Ananta Pinora, SIK., M.Si belum bisa memberikan keterangan lengkap dengan alasan masih melakukan klarifikasi kepada Kapolsek Sapeken.

“Ini masih wawancara sama Kapolsek (Sapeken,Red) Mas,” tulis Pinora dalam balasan pesan WhatsApp kepada awak media di Sumenep, Madura, Jawa Timur.[Ferry/Tim]