110 Orang Meninggal di Somalia Akibat Kelaparan

Terbit: 5 Maret 2017 | 23:31 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Sebanyak 110 warga di selatan Somalia meninggal dua hari ini akibat kelaparan dan diare yang disebabkan oleh kekeringan parah.

Perdana Menteri Somalia Hassan Ali Khaire mengatakan, kekeringan menyebabkan area terdampak mengalami kekurangan bahan makanan.

Pada Februari lalu UNICEF mengatakan, kekeringan di Somalia akan membuat 270.000 anak-anak menderita malnutrisi akut tahun ini.

“Ini merupakan masa yang sangat sulit bagi para penggembala dan ternaknya. Sejumlah orang terkena penyakit kelaparan dan diare pada saat bersamaan akibatnya dalam waktu 48 jam sebanyak 110 orang meninggal di wilayah teluk,” kata pejabat kantor Perdana Menteri Somalia, Sabtu, (4/3).

Pemerintah Somalia akan melakukan yang terbaik. “Kami meminta seluruh warga Somalia untuk membantu dan menolong warga Somalia yang sedang sekarat,” ujar pejabat kantor Perdana Menteri Somalia

Pada 2011 sebanyak 260.000 orang kelaparan hingga mati di Somalia. Negara tersebut selain mengalami masalah kelaparan juga mengalami masalah keamanan.

Ibukota Mogadishu dan sejumlah wilayah lain yang dikuasai pemerintah sering mendapatkan serangan dari Al Shabaab yang memiliki hubungan dengan Al Qaeda.

Sumber : Reuters

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Kasus Air Keras KontraS: Polri Kantongi Rekaman CCTV dan Periksa Dua Saksi Kunci!

Terbit: 14 Maret 2026 | 09:38 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) mengonfirmasi perkembangan signifikan dalam penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis…

Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Jejak ‘OTK’ di Salemba Mulai Terkuak!

Terbit: 13 Maret 2026 | 22:25 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menyatakan telah memulai penyelidikan menyeluruh atas kasus penyiraman cairan berbahaya yang menimpa Wakil Koordinator…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *