Waspada Melintasi Jalan Raya Duko, Rajun Hingga Rubaru

Terbit: 15 Juni 2016 | 11:53 WIB

Tanjakan Layang yg berada diperbatasan antara Dusun Padatar, Desa Duko Kecamatan Rubaru dengan Desa Rajun Kecamatan Pasongsongan, Sumenep rusak parah. Tanjakan tersebut tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah setempat sehingga seringkali pengendara mengalami kecelakaan.Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju pasar Rubaru, Puskesmas dan Kota Suemenep.

Kondisi jalan poros desa yang menghubungkan antara desa Duko, Kecamatan Rubaru dengan Desa Rajun dan Desa Soddara Kecamatan Pasongsongan sangat memprihatinkan. Tidak hanya terlihat seperti jurang dan bergelombang, namun sudah rusak parah alias hancur.

Menurut warga setempat, rusakanya jalan tersebut akibat termakan usia karena sejak puluhan tahun tidak mendapatkan perbaikan dari pemerintah setempat.

Pantauan di lapangan, material jalan yang melintang ke arah selatan sepanjang kurang lebih 200 meter mulai kocar kacir. Akibatnya, sejumlah pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas di jalan tersebut. Sebab jika tidak, dipastikan akan jatuh. Maklum selain jalan itu licin karena genangan air, jalan itu juga dalam posisi tanjakan keras karena berada di lereng pegunungan.

Menurut Didik Fatlurrahman warga Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, kondisi jalan itu menyebabkan sejumlah pengendara harus ekstra hati-hati. Sebab selain jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya penghubung desa, juga sering memakan korban. ”Memang sepanjang sejarah tidak ada yang mati karena kecelakaan di sini, tapi kalau orang yang jatuh, itu sering terjadi,” ungkapnya.

Kata Didik, akibat rusaknya jalan itu sebanyak 8 pengendara roda dua terjatuh secara beruntun dalam waktu yanga sama. Bahkan, tidak hanya itu pengendara roda empat juga sering terjadi tabrakan karena kondisi jalan yang sangat licin. [dfr/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *