Warga Sumenep Geger Temuan Tulang Belulang Manusia

Terbit: 18 April 2017 | 10:12 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Warga Dusun Talon, Desa Gendang Timur, Kecamatan Gayam, pulau Sepudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, digegerkan penemuan setumpuk tulang belulang manusia, di desa setempat, Senin (17/4/2017) pukul 16.00 Wib.

Tumpukan tulang belulang manusia yang diduga korban pembunuhan tersebut, ditemukan pertama kali oleh Alwiyani (50), warga desa setempat, saat mencari rumput untuk pakan ternaknya.

“Saya nyaris pingsan lihat tulang belulang manusia. Karena pada tumpukan tulang belulang itu masih ada kain, yang diduga pakaian korban,” kata Alwiyani, warga Dusun Talon, Desa Gendang Timur, Kecamatan Gayam, pulau Sepudi, Senin (17/4/2017).

Setelah itu, Alwiyani urung meneruskan mencari rumput dan memberitahukan warga sekitar tentang penemuan tulang belulang itu, dan melaporkan kepada Kades Gendang Timur untuk dilaporkan ke Polsek Gayam.

Sementara warga yang mendengar ada penemuan tumpukan tulang belulang, langsung mendatangi TKP, untuk memastikan penemuan tersebut.

Ternyata tulang belulang itu diduga tulang belulang Asmatun (45), warga Dusun Pabima, Desa Talaga, Kecamatan Nonggunong, Pulau sepudi, yang dikabarkan hilang satu bulan lalu.

Hal itu diperkuat dengan adanya sebuah kalung yang menempel ditulang leher korban. Dan kalung tersebut diakui oleh orang tua korban, jika kalung tersebut memang kalung anaknya.

“Jadi menurut orang tua korban, kalau yang menempel di tulang leher korban, memang benar kalung anaknya,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian Polsek Gayam dan Polsek Nonggunong Sapudi, dikabarkan masih sibuk melakukan penyelidikan, untuk menyingkap motif pembunuhan tersebut.

(DIN/ZAL)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *