Warga Sumenep Geger Temuan Bayi Perempuan Di Madrasah

Terbit: 4 April 2023 | 21:27 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)- Seorang bayi jenis kelamin perempuan dengan berat badan 2,7 kilogram, panjang badan 48 centimeter, ditemukan di depan teras Madrasah Diyaurrahman, Dusun Dabada Desa Padangdangan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Bayi mungil itu ditemukan Senin (03/04/2023) sekira pukul 22.00 WIB, terbungkus kain warna hitam lengkap dengan ari-ari.

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menuturkan, bayi itu pertama kali ditemukan oleh Ketua Yayasan Diyaurrahman, Kiai Hafid Bahar.

“Kala itu terdengar suara tangisan, lalu sang kiai memberi tahu istrinya (Nyai Lutfiyah) untuk mencari sumber suara tangisan bayi tersebut,” ujarnya.

Ternyata arah tangisan dari arah timur dari rumah yang mana jarak rumah dengan madrasah sekitar 30 meter, kemudian Nyai Lutfiyah mengambil senter dan mencari suara tangisan bayi.

Selang beberapa menit, ternyata arah tangisan dari arah timur berjarak 30 meter dari rumahnya tepatnya teras depan madrasahnya.

“Betapa terkejutnya, ketika tiba di depan teras madrasah, ternyata benar ditemukan bayi perempuan terbungkus kain warna hitam. Lalu kain tersebut dibuka ternyata masih lengkap dengan ari-arinya,” tuturnya.

Karena takut, mereka memanggil dukun peranakan dan warga sekitar untuk mengambil/menolong bayi tersebut. Kemudian bayi itu dibawa pulang untuk dimandikan, lalu dirawat sementara waktu oleh Ibu Sumiyati.

Keesokan harinya, Selasa (04/04/2023) sekira pukul 08.30 WIB anggota Polsek mendatangani lokasi penemuan bayi tersebut, dan selanjutnya dibawa ke UPT Puskesmas Pasongsongan guna dilakukan tindakan medis. [nta/fer]

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *