Warga Marah, Proyek Perkuatan Tebing Sungai di Kecamatan Ganding Terancam Ditutup Paksa

Terbit: 5 Januari 2020 | 12:48 WIB

https://youtu.be/mfS7UBfOs4U
MaduraExpose.com, Sumenep—-Program pemeliharaan air baku dan pengendalian daya rusak air dengan jenis pekerjaan berupa Perkuatan Tebing Sungai yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Sumenep 2019 diduga bermasalah.

Pengakuan warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan pengerjaan program tersebut yang terkesan lamban.

“Kalau tidak salah, tumpukan batu untuk pekerjaan (penguatan tebing sungai, Red) ini terlihat sejak bulan Oktober lalu. Hanya dikerjakan sehari dan baru dilanjutkan pada bulan ini,” ujar Warga dekat lokasi kepada media ini, Ahad 5 Januari 2020.

Tak hanya masalah waktu penyelesai program berdasarkan SPK, Warga juga menyoal spesifikasi bahan material yang juga patut dipersoalkan karena menggunakan serpihan batu bata.

“Setahu saya Mas, kalau proyek penguatan tebing itu harusnya memakai batu karang yang padat. Ini kok malah pakai batu bata,” tandasnya.

Berdasarkan hasil penelusuran MaduraExpose.com, pengerjaan proyek ini digarap oleh CV NEF (inisial) dengan nilai kontrak sebesar Rp 98 Juta lebih dibawah pengawasan Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Sumenep.

Salah satu sopir pengangkut batu yang ditemui di lokasi proyek membenarkan nama CV yang menggarap proyek penguatan tebing sungai sembari menyodorkan nomor handphone pemilik CV.

Semenatara pemilik nomor yang diduga pemilik CV dikonfirmasi melalui nomor ponsel +62 852-3114-XXXX mengaku masih di Surabaya.

Beberapa warga sekitar proyek mengancam akan menutup paksa pembuatan tebing sungai tersebut.

“Jika pelaksanaannya tetap asal-asalan begini, kami akan melakukan aksi penolakan dan penutupan proyek ini,” ungkap salah satu pemuda Kecamatan Ganding sambil meminta identitasnya disembunyikan. (fik/fer)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *