Warga Gayam Sapudi Dibacok, Diduga Percobaan Pembunuhan Berencana

0
1624
Robi Islani (17), Warga Desa Jambu Air, korban upaya percobaan pembunuhan bersenjata. [Foto: Dok.MaduraExpose.Com]

MADURAEXPOSE.COM– Sekitar pukul 22.00 WIB, suasana di Desa Jambu Air, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep mendadak geger dengan suara teriakan Robi Islani (17) yang tiba-tiba diserang dengan senjata tajam oleh sejumlah orang, hingga mengakibatkan korban mengalami luka parah dibagian tubuhnya.

Menurut keterangan dari pihak korban, dirinya tiba-tiba diserang sejumlah orang dengan menggunakan senjata tajam pada Rabu malam kemarin, 19 Oktober 2016.

“Salah satu yang menyerang saya itu oknum aparat desa. Saya hafal betul orangnya. Sekarang orangnya buron entah kemana. Kami meminta pihak kepolisian segera menangkap semua pelaku,” ujar Robi Islani, korban penyerangan bersenjata tajam di Desa Jambu Air, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi kepada Tim Investigasi MaduraExpose.com, Kamis Malam 20 Oktober 2016.

Kasus ini juga mendapat pengawalan dari BaraJP Sumenep, seperti disampaikan oleh Agus Shurdi kepada MaduraExpose.com malam ini. Pihaknya mendesak, agar Polsek Gayam serius menindak para pelaku untuk diseret dan diproses sesuai prosedur hukum.

“Kami akan kawal persoalan ini hingga proses pengadilan negeri. Jangan sampai polisi tidak serius menangkap dan menyeret semua pelaku yang melakukan penyerangan terhadap korban. Analisa kami, ini sudah mengarah kepada upaya percobaan pembunuhan berencana,” tandasnya.

Sementara pihak penyidik Polsek Gayam,lanjut Agus, menyatakan siap menjalankan kewajiban sesuai prosedur hukum. Namun, saat ini, kepolisian mengaku persoalan tersebut masihg taraf pemeriksaan dan meminta semua pihak untuk mempercayakan kasus tersebut kepada penyidik.

“Pak Hadi, penyidiknya bilang ke saya, bahwa saat ini kasusnya masih taraf pemeriksaan dan meminta supay kita mengikuti proses dan beliau berjanji untuk mengungkap para pelakunya,” imbuh Agus menirukan pernyataan Penyidik Hadi, dari Polsek Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. [Arbania]