
Sumenep, MaduraExpose.com- Selembar rambutpun, para kiyai sepuh di Kabupaten Sumenep, Madura, Jaw Timur, yang berhasil dihubungi MaduraExpose.com mengaku sangat tidak percaya jka Luyunatun Fahmiyah atau biasa dipanggil Yuyun melahirkan bayi laki-laki tanpa suami.
Bahkan para kiyai mendoakan agar orang tua Yuyun dan keluarganya scepat sadar dan diberi hidayah oleh Allah SWT.
“Mimpi tidak bisa dibuat alasan. Kalau masalah hukum, katanya Ulama’ semoga cepat sadar mereka, Amin 3 X”, ujar KH.Fayyat As’ad, pengasuh Pondok Pesantren Karay, Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur melalui SMS yang dikirim kepada Redaksi MaduraExpose.com, Kamis (30/4/2015).
Tokoh Ulama Kharismatik yang juga penganut Tahriqah Naqsabandiyah ini meyakini, Yuyun hanyalah korban.
“Yang melahirkan (Yuyun) perlu dikasihani. Itu korban kehancuran akhlaq. Tolong diluruskan (bayi ular) itu”, imbuhnya.
Menurut informasi yang beredar sebelumnya, Luyunatun Fahmiyah (20) melahirkan seorang bayi laki-laki seberat 2,9 kg dirumahnya di Dusun Pesisir, Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Fatimah Ibu kandung Yuyun , kepada wartawan mengaku belum memberi nama ankanya dengan alasan masih panik memikirkan anaknya yang sempat pingsan setelah melahirkan.
Menurutnya, putri ke tiganya melahirkan tanpa proses kehamilan dan anaknya  melahirkan bayi setelah bermimpi dililit ular belang berukuran jumbo dibagian paha putrinya. Yuyun merupakan ustadzah di salah satu Pondok Pesantren di dekat rumahnya.
Kelahiran bayi dari rahim tanpa suami ini mengundang heboh warga setempat dan mayoritas warga, terutama kalangan kiyai sepuh di Sumenep mengaku tidak yakin hal tersebut merupakan titisan ular.
(Ferry Arbania)



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)