Unras Mahasiswa Tolak HCML Beroperasi Di Sumenep, Alasannya Mengerikan

Terbit: 11 Februari 2022 | 21:39 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Puluhan Mahasiswa turun jalan menggelar rencana perusahaan migas Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) yang akan beroperasi di Pulau Raas dan Sapudi Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat 11 Februari 2022.

Mahasiswa pengunjuk rasa menamakan diri Komite Mahasiswa Peduli Raas (KMPR) itu juga melakukan orasi di depan gedung DPRD Sumenep menolak keberadaan HCML.

Faisal Akbar salah satu peserta aksi dalam orasinya menyampaikan kekecewaannya terhadap perusahaan migas karena dinilai tidak berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di kepulauan.

“Belum selesai dengan persoalan sebelumnya, ini HCML malah akan datang lagi,” teriaknya lantang.

Aksi penolakan juga disampaikan Andi Holis selaku korlap aksi demonstrasi hari ini. Dirinya mendesak komisi I dan II DPRD Sumenep segera perintahkan AKD dan Forkopimka untuk menolak perusahaan HCML di kabupaten Sumenep.

“Kami menolak HCML yang akan beroperasi di Sapudi dan Raas serta mendesak Komisi I dan II segera menginstruksikan AKD dan Forkopimka agar bersama-sama menolak HCML,” kata Andi saat berorasi.

Sementara Samioedin,salah satu anggota DPRD Sumenep yang menemui pengunjuk rasa akan menyambungkan hal tersebut kepada pihak yang berkompeten.

“Yang jelas, adik-adik jangan khawatir, aspirasinya tetap kami sampaikan ke komisi yang membidangi dan pimpinan dewan,” terangnya. (tim)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *