
MADURAEXPOSE.COM, JAKARTA – Jagat sepak bola tanah air mendadak riuh. Analis taktik kenamaan, Tommy Desky, baru saja melempar “bom” analisis yang menyebut adanya kemiripan mencolok antara gaya main Timnas Indonesia era John Herdman dengan skema Persija Jakarta. Tommy melabeli fenomena unik ini sebagai Mirroring Asymmetrical alias cerminan asimetris.
Dalam bedah taktik terbaru yang menyedot perhatian ribuan pecandu bola, Tommy mengungkapkan bahwa meski secara visual di lapangan terlihat serupa, konsep yang diterapkan justru merupakan kebalikan satu sama lain.
Identity Bunglon dan Konsep ATM
Tommy Desky menyoroti bagaimana John Herdman membawa “Identity Bunglon”—kemampuan beradaptasi dari satu sistem ke sistem lain dengan cepat. Di laga debutnya, Herdman menggunakan 1-4-4-2, lalu bertransformasi menjadi 1-5-3-2 saat menghadapi Bulgaria.
Namun, yang paling menarik perhatian Tommy adalah prinsip ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) yang diduga terjadi dalam konteks lokal. “Muncul mirroring asymetrical ini bukan maksud menyama-nyamakan atau menuding dicontek, tapi ini adalah konsep faktual di lapangan,” tegas Tommy dalam analisisnya.
Analisis Administrasi Olahraga: Sinkronisasi Peran Pemain
Dari perspektif Manajemen Sumber Daya Organisasi, sinkronisasi taktik antara klub (Persija) dan Timnas memberikan keuntungan besar bagi pemain seperti Doni Tri Pamungkas. Tommy menjelaskan, jika di Persija Doni Tri cenderung lebih stabil di belakang karena adanya Alano Gustavo, di Timnas era Herdman, peran tersebut “dicerminkan” secara terbalik di mana ia lebih didorong untuk melakukan penetrasi vertikal.
“Doni Tri diuji kemampuan penetrasinya. Karena sistemnya mirip tapi terbalik, si pemain jadi tidak kaget dan lebih cepat beradaptasi,” tambah Tommy. Hal ini membuktikan adanya perkembangan ide gagasan yang jelas dalam sepak bola Indonesia yang mulai menggunakan sistem modern, bukan sekadar bermain otot.
Mirroring Barcelona dan Masa Depan Timnas
Tak tanggung-tanggung, Tommy juga mengaitkan gaya ini dengan pola Hansi Flick di Barcelona. Namun, ia memilih fokus pada Persija sebagai perbandingan terdekat untuk menunjukkan bahwa Liga Indonesia perlahan sudah naik kelas dalam hal kedalaman taktik.
Sinergi taktik ini diharapkan menjadi modal kuat bagi Timnas Indonesia untuk bersaing di level internasional, mengingat para pemain pilar kini mulai terbiasa dengan skema-skema kompleks yang sebelumnya hanya terlihat di liga-liga top Eropa.
Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose
Simak analisis lengkap Tommy Desky melalui video di atas.



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)