MADURAEXPOSE.COM–Sejak beberapa bulan terakhir, nama Agus Sujarwadi terus meroket dan menjadi perbincangan para elit partai dan kaum aktivis yang selama ini mengenal sosok Ketua Gerindra Pamekasan tersebut sangat moderat dalam menyuarakan kepentingan masyarakat kecil.

Tak tanggung-tanggung, demi sebuah perbaikan mendasar, dirinya tak segan-segan menyoroti kepemimpinan orang nomor satu di Pamekasan, baik semasa pemerintahan Kholilurrahman, pun saat ini dibawah kendalli Ahmad Syafii.

Alumni PMII Pamekasan ini juga dikenal dekat dengan kalangan kiai dan Ulama, bahkan dengan kalangan anak muda hingga kaum belatir (bajingan).

“Bagi saya, bergaul dengan siapapun adalah tugas kita sebagai kholifah dimuka bumi. Ukhuwah Islamiyah ataupun sekedar ukhuwah basyariyah menjadi kewajiban kita dalam ikhtiar memberikan banyak manfaat bagi sesama. Mari berpositive thinking, karena perjuangan harus kita kibarkan,” tehas Agus Sujarwadi (AS) dalam sebuah perbincangan khusus dengan MaduraExpose.com.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Agus, melalui kepercayaan penuh dari Partai Gerindra, mengaku sudah memantapkan hati dalam proses pencalonannya sebagai Bupati Pamekasan priode 2018 mendatang. Keputusan politisi dari partai besutan Prabowo Subianto ini juga sempat menyinggung sosok Kholilurrahman yang pernah diusung partainya dalam Pilkada Pamekasan 2012.

“Namun untuk kali ini, kami sudah trauma mengusung politisi dari PKB itu (Kholilurrahman,Red) karena sudah dua kali tersungkur. Pilkada 2018, Gerindra akan mengusung kader sendiri,” tadasnya.

Sementara Kholilurrahman, anggota DPR RI dari Partai PKB saat ini harus gigit jari, karena partai yang menjadi kendaraan politiknya memberikan sinyal kepada Badrut Tamam, yang menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Timur. [Ferry]