Capek Scroll: Baca Berita Penting Aja!!!

 


Hot Expose

Titiek Soeharto: Reformasi tidak Membuat Negara Lebih Baik

23
×

Titiek Soeharto: Reformasi tidak Membuat Negara Lebih Baik

Sebarkan artikel ini

MADURAEXPOSE.COM—Putri Presiden Kedua RI Soeharto, Siti Hediati Haryadi atau biasa dikenal Titiek Soeharto, menilai reformasi yang telah berjalan 22 tahun tidak membuat Indonesia menjadi lebih baik. Bahkan, kesenjangan antara si miskin dan si kaya justru kian besar.

Ini diungkapkan Titiek dalam sambutannya dalam acara Zikir dan Shalawat untuk Negeri di Masjid At-Tin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (11/3). Kegiatan Zikir dan Shalawat untuk Negeri ini memang digelar oleh Keluarga Besar Soeharto untuk memperingati 51 Tahun Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret).


Menurut Titiek, Supersemar merupakan salah satu tonggak dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Di titik ini, Presiden Soeharto memulai darma baktinya untuk membangun Indonesia. Bahkan, menurut Titiek, di bawah pemerintahan Soeharto, Indonesia siap tinggal landas. ”Sayangnya, krisis ekonomi pada 1997 dan 1998 membuat kita crash. Crash di ujung landasan,” ujar Titiek.

Tidak hanya itu, Titiek pun menilai, reformasi yang telah berjalan semenjak runtuhnya Orde Baru malah tidak membawa Indonesia menjadi lebih baik. ”Reformasi yang telah berjalan saat ini tidak membuat negeri ini menjadi lebih baik. Kesenjangan si miskin dan si kaya malah bertambah lebar,” kata Titiek.

Baca: Kepergian Djarot dari Masjid At-Tin Sempat Diwarnai Ketegangan

Selain itu, Titiek menyatakan setuju dengan pendapat Presiden Joko Widodo yang menyebut demokrasi di Indonesia sudah kebablasan. Pasalnya, demokrasi yang berkembang saat ini sudah mengarah ke demokrasi liberal dan tidak lagi mengindahkan adab-adab ketimuran.

 


HotNews:  Kalah Judi Slot, Suami di OKU Tewas Gantung Diri
---
***