
MADURAEXPOSE.COM, TOKYO – Sinyal bahaya tingkat tinggi menyala bagi kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Jepang, di bawah komando taktis Hajime Moriyasu, baru saja mencatatkan rekor “ngeri” dengan tak terkalahkan melawan tim-tim benua biru. Stadion legendaris Wembley menjadi saksi bisu saat Inggris dipaksa bertekuk lutut 0-1 lewat gol tunggal Kaoru Mitoma, Rabu (1/4).
Hegemoni Moriyasu: Runtuhnya Tembok Benua Biru
Secara administrasi kepelatihan, Moriyasu berhasil membangun struktur tim yang tidak lagi memiliki “inferiority complex” terhadap kiblat sepak bola Eropa. Dari Piala Dunia 2022 hingga laga uji coba terakhir, Samurai Biru mencatatkan 7 kemenangan dan hanya 1 hasil imbang.
Daftar korbannya pun bukan tim sembarangan: Jerman (dua kali dilibas), Spanyol, Turki, hingga Inggris. Hanya Kroasia yang mampu menahan imbang mereka melalui drama adu penalti. Fenomena ini membuktikan bahwa kedalaman skuad Jepang, yang mayoritas merumput di liga-liga top Eropa, telah mencapai level kematangan yang presisi.
Grup F Piala Dunia 2026: Ujian Mental bagi Belanda & Swedia
Lolosnya Jepang sebagai tim pertama yang mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 (luar tuan rumah) bukan sekadar formalitas. Berada di Grup F bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia, Jepang kini justru lebih diunggulkan secara mental.
“Kami penuh percaya diri dan tidak takut menghadapi siapa pun,” tegas Moriyasu. Dengan statistik pertahanan yang hanya kebobolan 1 gol dalam 4 laga kualifikasi terakhir, Jepang bukan lagi tim kuda hitam, melainkan kandidat kuat perusak dominasi tradisional sepak bola dunia.



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)