Tim SAR Gabungan Temukan ABK KMP. Putra Leo Bahari Meninggal di Perairan Raas Sumenep

Terbit: 27 Agustus 2025 | 17:00 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Setelah pencarian intensif, tim gabungan yang terdiri dari Polres Sumenep, Sat Polairud, Polsek Raas, Koramil Raas, Basarnas, dan Syahbandar, berhasil menemukan Sarmudi, seorang Anak Buah Kapal (ABK) KMP. Putra Leo Bahari. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan Dusun Talango Air, Desa Brakas, Kecamatan Raas, pada Selasa (26/8/2025) sekitar pukul 15.20 WIB.


 

Kronologi Pencarian dan Penemuan

 

Hilangnya Sarmudi dilaporkan beberapa hari sebelumnya, memicu operasi pencarian skala besar yang melibatkan berbagai pihak. Tim SAR gabungan bekerja sama dengan nahkoda kapal untuk mengumpulkan informasi. Berdasarkan laporan dari ABK lain, korban terlihat mengambang di laut, tidak jauh dari posisi kapal.

Dengan informasi krusial tersebut, tim segera bergerak menuju titik lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat menggunakan Rescue Water dan perahu nelayan, membawa jenazah korban ke dermaga Desa Brakas. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Sarmudi akan dipulangkan ke pihak keluarga dengan pengawalan ketat menggunakan KLM. Afandi Putra.


 

Tantangan Cuaca dan Apresiasi Pihak Berwenang

 

Pencarian korban dihadapkan pada tantangan alam yang tidak mudah. Kondisi cuaca di perairan Raas saat itu dilaporkan berawan dengan kecepatan angin mencapai 11–18 knot dan tinggi gelombang 1–1,5 meter. Faktor-faktor ini menjadi hambatan serius bagi tim di lapangan, namun tidak menyurutkan semangat mereka.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, melalui Kasi Humas AKP Widiarti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. “Polres Sumenep turut berduka atas musibah yang menimpa korban. Kami berterima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” ungkapnya.

Pernyataan ini menegaskan komitmen Polres Sumenep untuk terus bersinergi dalam setiap upaya kemanusiaan, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penemuan ini, meskipun tragis, mengakhiri ketidakpastian bagi keluarga korban dan menjadi bukti solidnya sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di perairan.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *