
Sampang, MaduraExpose.com- Perbuatan bejat Yanto alias Ningwar memang patut dibenci banyak orang. Bayangkan, dirinya yang sudah punya istri tega meniduri ponakannya sendiri yang masih gadis sebut saja dengan nama Aura (12), tinggal di Desa Nepa, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Informasi yang dihimpun MaduraExpose.com menyebutkan, korban pertama kali digauli Yanto justru dirumah korban pada saat rumah dalam kondisi sepi. Sambil menonton telivisi, pelaku merayu korban sambil diiming-imingi uang supaya korban mau melayani nafsu bejat Yanto. Berhasil memperdaya korban, rupanya membuat pelaku ketagihan dan mengulang perbuatannya ditempat yang sama hingga berkali-kali.
Peristiwa itu dibenarkan pihak kepolisian setempat. Bahkan dari keterangan yang dikorek dari pelaku, tersangka mengaku perbuatannya dengan alasan galau setelah bertengkar dengan istrinya.
“Pelaku mengaku punya konflik dengan istrinya kemudian melampiaskan ke pihak korban dengan modus akan diberikan uang dan bahkan berjanji untuk menikahi korban”, ujar AKP Hari Siswo, Kasatreskrim Polres Sampang, Madura, Jawa Timur kepada awak media.
Aksi bejat Ningwar alias Yanto ini terungkap setelah pihak korban melaporkan pelaku yang ternyata masih paman korban itu kepada orang tuanya sendiri. Bagai disambar petir, orang tua Aura langsung melaporkan kelakuan bejat saudaranya tersebut kepihak kepolisian.
Menurut Kasatrekrim, berdasarkan hasil visum, Aura telah direnggut keperawanannya oleh pelaku. Akibatnya, korban mengalami trauma dan tekanan mental hebat.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku digelandang ke tahanan Mapolres Sampang, beserta sejumlah barang bukti berupa kerudung dan celana pendek korban. Termasuk pakaian milik pelaku.
Tersangka dijerat dengan Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 332 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
(May/Fer)



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)