MADURAEXPOSE.COM— Tas ransel berwarna hitam yang ditinggal pemiliknya dihalaman markas Polsek Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur mengundang panik banyak kalangan termasuk anggota kepolisian setempat. Polisi mencurigai tas hitam tersebut berisi bom aktif yang sangat membahayakan. Tak ayal, 1 unit yang terdiri dari Tim Penjinak Bom dari Mako Brimob Pamekasan diterjunkan ke lokasi penemuan tas ransel tersebut, Rabu (4/1/2017).

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim intelejen dari Koramil Gapura dan Kodim Sumenep, pemilik tas ransel berwarna hitam yang diduga berisi bom aktif itu ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB. Pemilknya diketahui bernama Lutswan Karianto (33) warga Dusun Purboyo, Mayang Sekar Desa/Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Siang itu, Lutswan Karianto mendatangi Mapolsek Gapura untuk menemui Kapolsek guna meminta sejumlah uang dengan alasan kehabisan uang untuk ongkos pulang setelah mendatangi rumah ceweknya di Kecamatan Gapura.

Lutswan Karianto datang ke Kantor Polsek Gapura dengan maksud akan menemui Kapolsek Gapura dan beralasan kehabisan uang untuk mendatangi rumah ceweknya di Kecamatan Gapura serta dengan alasan akan menyusul tukang ojeknya. Akan tetapi Lutswan Karianto tersebut sampai saat ini tidak kembali dan meninggalkan sebuah tas yang mencurigakan. Tas tersebut ditaruh dihalaman Markas Polsek Gapura.

Untuk memastikan isi dalam tas ransel berwarna hitam tersebut, polisi mendatangkan 1 unit Penjinak Bom dari Brimob Pamekasan. Hingga berita ini diunggah, petugas masih melakukan pemeriksaan tas yang dicurigai berisi bom tersebut. [Pur/Fer]

HotNews:  Meski Pandemi, La Nyalla Merakyat dan Tetap Serius Serap Aspirasi Nelayan Banyuwangi