Tak Paham Aturan, 67 Persen Legislator Wajib ‘Paket’

Terbit: 6 September 2014 | 22:44 WIB

Sumenep (MaduraExpose.com)- Baru beberapa hari dilantik dan diambil sumpahnya, sebanyak 33 anggota DPRD Sumenep sudah tak bisa menghadiri kegiatan penting kedinasan berupa orientasi tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

Prilaku ke-33 anggota DPRD yang tidak ikut kegiatan bersama Badan Diklat Jawa Timur di Kota Surabaya tersebut dinilai menghambat kinerja Parlemen. Mengingat orientasi tersebut merupakan kegiatan dari Kementrian Dalam Negeri, namun secara teknis dipasrahkan kepada Badan Diklat Provinsi Jatim.

Menanggapi separuh lebih anggota DPRD Sumenep priode 2014-2019 yang absen dalam kegiatan orientasi di Surabaya ini, disikapi serius oleh Ketua Sementara DPRD, Abrori Mannan.

Dijelaskan Abrori, harusnya semua anggota DPRD Sumenep yang baru dilantik itu mengikuti orientasi yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab anggota dewan, yang digelar selama 4 hari di Surabaya, yakni mulai tanggal 31 Agustus – 3 September 2014 kemarin.

“Terkait dengan 33 anggota DPRD Sumenep yang tidak ikut oreintasi di Surabaya, sudah kami koordinasikan dengan Badan Diklat Jawa Timur agar bisa diikutkan pada orientasi susulan pada pertengahan bulan ini”, terang Abrori Mannan, Ketua Sementara DPRD Sumenep, Madura, Minggu (7/9/2014).

Diakui poliltisi berkacamata ini, tidak hadirnya ke 33 anggota DPRD Sumenep dalam orientasi itu karena adanya perbedaan persepsi. Kendati demikian, para legislator yang baru terpilih itu menyatakan siap mengikuti ‘Paket B’ Orientasi anggota dewan.
“Insya Allah pertengahan September sudah kelar”, tandasnya menambahkan. (fer/bes)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *