Tabrak Kuli Pupuk, Sopir Truk Bawa Kabur Mayat Korban

Terbit: 20 September 2014 | 11:04 WIB

Sampang (MaduraExpose.com)- Sebuah mobil dump truk berwarna biru diduga telah menabrak Sarmona (60), seorang kuli pupuk kandang, tinggal di Dusun Glisgis, Desa Gunung Maddah, Kecamatan Kota Sampang, Jumat.

Bu Yoto, saksi mata yang kebetulan rumahnya pas didepan TKP mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIB, saat itu Sarmona yang tiap harinya berprofesi sebagai kuli pupuk kandang sedang melintas dan tiba-tiba di tabrak sebuah mobil dump truck dengan kecepatan tinggi.

“Sopir truk langsung menghentikan kendaraannya seketika dan langsung menggotong tubuh korban. Saya pikir sopirnya mau membawa pak Sarmona ke rumah sakit”, ungkap Bu Yoto menceritakan kejadian yang dilihatnya dengan mata kepala sendiri.

Berita tertabraknya kuli pupuk kandang itu dengan cepat menyebar dan pihak keluarganya sudah mendatangi sejumlah rumah sakit namun yang bersangkutan tidak ada.

Sejumlah warga mulai curiga, jika korban tewas tertabrak dan mayatnya langsung di buang oleh sopir durm truck yang belum diketahui identitasnya setelah kabur membawa korbannya.

“ Sampai hari ini, korban belum di temukan keberadaannya. Saya tak hafal plat nomernya”, terangnya.

Saat ini keluarga korban di Jalan H.Abdullah, Dusun Glisgis, Desa Gunung Maddah dalam kondisi panik karena pencarian korban masih belum membuahkan hasil. Sejak kemarin, pihak keluarga terus melakukan pencarian di sejumlah rumah sakit dan puskesmas, bahkan di rumah-rumah tukang pijat. Namun upaya mereka belum juga membuahkan hasil.

Sementara informasi yang beredar dikalangan masyarakat, korban sengaja dibawa lari oleh sopir drump truk untuk menghilangkan jejak. Diduga kuat, mayat korban dibuang di sepanjang jalan menuju akses jembatan Suramadu sisi Madura.

“Soalnya beredar foto mayat di akses Suramadu. Ciri-cirinya sama dengan Samona”, terang sumber MaduraExpose.com sambil memperlihatkan foto seorang laki-laki tua sudah tak bernafas. (ms/saw/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *