Sumenep Diterjang Puting Beliung: Puluhan Rumah dan Pondok Pesantren di Guluk-Guluk Rusak, TNI-Polri Siaga

Terbit: 23 Desember 2025 | 03:47 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com [23 Desember 2025] – Cuaca ekstrem kembali melanda ujung timur Pulau Madura. Hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, pada Senin (22/12/2025) siang. Akibatnya, sejumlah rumah warga hingga bangunan pondok pesantren dilaporkan mengalami kerusakan serius.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini sempat memicu kepanikan warga di Dusun Masaran, saat angin kencang berputar dan menyapu atap-atap bangunan dalam waktu singkat.

Dampak Kerusakan: Dari Rumah Warga hingga Pesantren

Kapolsek Guluk-Guluk, AKP Akhmad Gandhi, S.H., mengonfirmasi bahwa terjangan angin puyuh tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa titik vital. Kerusakan tidak hanya menyasar permukiman warga, tetapi juga fasilitas pendidikan agama.

“Angin puting beliung menyebabkan pohon tumbang serta kerusakan pada bagian atap rumah, dapur, hingga kamar mandi milik warga di Dusun Masaran. Selain itu, Pondok Pesantren Babus Salam juga terdampak, khususnya pada bagian atap bangunan utama,” jelas AKP Akhmad Gandhi dalam keterangannya.

Berdasarkan data di lapangan, rumah warga yang terdampak signifikan antara lain milik Dian P. Arsam, Idi, Jubri, Habibah, dan Sanima. Meski terjangan angin cukup kuat, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Respon Cepat Sinergitas TNI-Polri

Hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, pada Senin (22/12/2025) siang.

Pasca-bencana, personel Polsek Guluk-Guluk bersama Koramil Guluk-Guluk dan perangkat desa setempat langsung melakukan aksi gerak cepat. Petugas gabungan diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material bangunan.

Gotong royong difokuskan pada pembersihan pohon tumbang yang sempat melintang dan menghalangi akses jalan umum di Dusun Masaran. Selain itu, petugas juga membantu warga membenahi sisa-isisa kerusakan bangunan agar dapat kembali dihuni sementara.

“Penanganan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat. Hingga sore tadi, situasi di lokasi sudah berangsur aman dan kondusif,” tambah AKP Akhmad Gandhi.

Peringatan Cuaca Ekstrem

Menyikapi peristiwa ini, pihak kepolisian mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya di wilayah perbukitan seperti Guluk-Guluk, agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat bulan Desember merupakan puncak musim penghujan, potensi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan petir masih sangat tinggi.

Warga diharapkan segera melapor ke pihak otoritas setempat atau kantor polisi terdekat jika melihat tanda-tanda perubahan cuaca yang ekstrem guna meminimalkan risiko dampak bencana. [hms/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *