Subhanallah! Ternyata Ponpes Raudlatul Iman Sudah 17 Tahun Jalankan Program Spesial Ramadhan Ini

Terbit: 5 April 2022 | 22:46 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sumenep (Maduraexpose.com)– sejak 17 tahun lalu Pondok Pesantren Raudlatul Iman adakan kegiatan di bulan suci Ramadhan, tepatnya tahun 2005 berupa Program Ramadhaniyah yang dikemas dengan pengajian kitab, tahfidz dan bimbingan ibadah yang dibina oleh masyayikh dan ustadz senior

Bulan yang penuh dengan keberkahan tentunya ditunggu oleh semua kalangan orang islam khususnya para Santri dan Muslimin pada umumnya.

Pondok Pesantren Raudlatul Iman Menggelar Kegiatan di bulan suci Ramadhan yang dimulai pada tanggal 03 sampai 23 Ramadhan 1443 H. (Senin, 04 April 2022.)

Pada kegiatan tersebut Ach. Sahawi yang menjadi ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan Ramadhan kali ini merupakan hasil keputusan panitia dan tentunya dikonsultasikan dengan pihak pengasuh demi kelancaran selama kegiatan berlangsung dan semoga kita semua merasakan kebahagiaan dalam kebersamaan ini.

“Dalam kegiatan ini merupakan hasil yang sudah kita rembukkan bersama mulai dari ajian kitab dan program-program unggulan seperti, pertama akselerasi baca kitab kuning, yang kedua program Tahfidzul Qur’an dalam 20 hari ke depan agar mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya dan semoga kita semua tetap bahagia dalam menjalani Ramadhan kali ini.” Ucapnya.

Kegiatan yang berpusat di lingkungan Pondok Pesantren Raudlatul Iman tersebut diapresiasi oleh K. Sahli Hamid, S.Ag.M.Pd. selaku Mudir Maktuba Al-Hamidiyah. Beliau menjelaskan penting sekali untuk meningkatkan kualitas iman kita dalam segi Sholeh Sosial, Sholeh Ritual, dan Sholeh Intlektual. Sehingga nanti ketika kembali ke masyarakat nilai seperti inilah yang akan kalian lakukan.

“Misi dari Ramadhan sesungguhnya adalah menuju Muttaqin (supaya bertaqwa). Salah satu ciri khas dari ketakwaan adalah kesalehan sosial yang ditandai mengurangi kebahagiaan diri sendiri demi kebahagiaan orang lain. Sebagaimana PP Raudlatul Iman yaitu Shaleh Sosial, Sholeh Ritual, dan Sholeh Intlektual. Untuk itu mari para santri 20 hari ke depan bukan waktu yang lama, kita manfaatkan sebaik mungkin sehingga nanti ketika pulang tinggal pengamalannya.” Terang Dosen Stidar Sumenep tersebut.

Pada saat yang sama K. Ali Mufti Hamid, M.M menjelaskan bulan ini adalah hadiah kepada ummat Nabi Muhammad SAW agar kita semua lebih meningkat lagi dalam hal ibadah kita kepada Sang Pencipta dan seandainya kita mengetahui terhadap semua keutamaan di bulan yang suci ini maka kita akan menginginkan satu tahun full semuanya adalah bulan Ramadhan.

“Ramadhan adalah hadiah untuk umat Nabi Muhammad SAW yang diberikan kepada kita semua untuk meningkatkan ibadah kita. Seandianya kita tau bahwa apa yang ada di bulan Ramadhan maka kita akan menginginkan dalam 1 tahun penuh adalah Ramadhan. Adapun manfaat bulan puasa agar umat Nabi Muhammad SAW bahagia di akhirat apalagi ada malam Lailatul Qodar yang lebih baik dari pada seribu bulan.” Jelas pengasuh sembari membuka kegiatan tersebut.

Sebelum beliau mengakhiri arahannya terkait kegiatan ke depan, tak lupa pula mengingatkan agar menghindari perbuatan-perbuatan yang dapat menggagalkan pahala puasa.

“Kita semua harus menjauhi terhadal hal-hal yang menjadi pengahalang kepada pahala puasa kita di antaranya yaitu, berdusta, ghibah, melihat lawan jenis dengan syahwat, dan sumpah palsu.” Pungkasnya . (MG)

Sumber: Media Center Raudlatul Iman
Editor: Fathol Bari Elkarawi
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *