
SUMENEP, Maduraexpose.com — Kehadiran Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) PT MGA Utama Energi di perairan Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, kini menghadapi krisis kepercayaan dari masyarakat. Tuduhan pelanggaran regulasi dan ketiadaan komunikasi yang dilayangkan oleh advokat Kurniadi, SH, kini direspons oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dengan janji mediasi dan dorongan keras kepada SKK Migas.
Kritik Keras Advokat Kurniadi: Pelanggaran Regulasi dan Kekecewaan Warga
Advokat Kurniadi, SH, yang dikenal vokal, menegaskan bahwa operasional PT MGA Utama Energi dituding telah melanggar kewajiban fundamental, yaitu sosialisasi kepada masyarakat. Mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004, Kurniadi menyebut perusahaan migas wajib melibatkan masyarakat, terutama dalam proses penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Kegagalan mematuhi ketentuan ini dapat menyebabkan konflik serius dengan masyarakat,” tegas Kurniadi, yang kemudian memicu desakan agar SKK Migas mengambil langkah tegas, termasuk kemungkinan pencabutan izin operasi.
Respons Pemkab Sumenep: Mediasi dan Surat Resmi untuk SKK Migas
Menanggapi kegaduhan ini, Pemkab Sumenep menyatakan siap turun tangan. Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melayangkan surat resmi kepada SKK Migas. Langkah ini diambil untuk mendorong KKKS PT MGA Utama Energi agar segera menyelesaikan permasalahan yang ada.
“Nanti, kami akan bersurat kepada SKK Migas, agar membantu kami untuk mengkomunikasikan permasalahannya. Sehingga sinergitas antara pemerintah, investor Migas dan masyarakat setempat tidak terkena dampak dari persoalan KKKS,” ujar Dadang, Senin (24/06/2024).
Ia menambahkan, sinergi yang baik antara pemerintah, investor, dan warga wilayah operasi adalah kunci utama agar seluruh proses dapat berjalan lancar. Dadang juga mengakui bahwa Pemkab telah menjalin komunikasi dengan Humas PT MGA Utama Energi, yang berjanji akan menyampaikan permasalahan ini kepada pihak manajemen.
Pesan untuk Masyarakat dan Langkah Selanjutnya
Dalam upaya meredam situasi, Dadang Dedy Iskandar meminta masyarakat Desa Sepanjang untuk tidak terprovokasi. Ia menekankan pentingnya komunikasi melalui jalur yang benar, yakni melalui Pemerintah Kecamatan, agar setiap informasi dapat ditampung dan diteruskan kepada Pemkab.
“Kalau ada informasi, disampaikan kepada pemerintah kecamatan, biar mereka nanti sampaikan kepada Pemkab,” pintanya.
Sementara itu, Gerakan Mahasiswa Sepanjang berencana akan menggelar audiensi dengan DPRD dan Pemkab Sumenep. Semua pihak kini menunggu langkah nyata dari SKK Migas dan PT MGA Utama Energi untuk menanggapi kritik dan keluhan masyarakat, demi tercapainya solusi yang berimbang dan berkelanjutan.

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
