maduraexpose.com

 


PresisiSUMENEP EXPOSE

Siap-Siap Ditilang! Operasi Zebra Semeru 2025 Polres Sumenep Sasar 7 Pelanggaran Utama

224
×

Siap-Siap Ditilang! Operasi Zebra Semeru 2025 Polres Sumenep Sasar 7 Pelanggaran Utama

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

SUMENEP—Bagi pengguna jalan di Kabupaten Sumenep, bersiaplah untuk penindakan yang lebih tegas. Kepolisian Resor (Polres) Sumenep secara resmi telah meluncurkan Operasi Zebra Semeru 2025 yang berlangsung selama dua minggu penuh, terhitung mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025. Operasi ini bukan sekadar imbauan, melainkan fokus utama untuk menertibkan dan menindak langsung para pelanggar.

Mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat,” Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., menegaskan bahwa operasi ini adalah langkah strategis untuk menekan angka fatalitas kecelakaan, jauh sebelum momentum Operasi Lilin.

“Operasi Zebra Semeru 2025 bukan hanya penegakan hukum, tetapi bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan,” ujar Kapolres.

7 Pelanggaran Krusial yang Jadi Target Utama

 

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E., secara gamblang memaparkan bahwa patroli akan diprioritaskan pada titik-titik rawan yang telah dipetakan, dengan menyasar perilaku berkendara yang paling berisiko.

Masyarakat diimbau untuk segera meninjau kembali kelengkapan dan kesadaran berlalu lintas, karena ada tujuh pelanggaran utama yang dipastikan akan berujung pada sanksi tilang:

  1. Tidak Menggunakan Helm SNI: Pelanggaran paling dasar yang seringkali menjadi penyebab utama fatalitas sepeda motor.

  2. Tidak Menggunakan Sabuk Keselamatan: Khusus bagi pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat.

  3. Penggunaan Ponsel saat Berkendara: Tindakan yang sangat berbahaya karena mengganggu fokus pengemudi.

  4. Pengendara di Bawah Umur: Menjadi sorotan utama mengingat tingginya risiko kecelakaan pada kelompok ini.

  5. Melawan Arus: Pelanggaran yang berpotensi tinggi memicu tabrakan beruntun atau kecelakaan frontal.

  6. Berboncengan Lebih dari Satu Orang: Khususnya pada kendaraan roda dua, sangat mempengaruhi keseimbangan dan keselamatan.

  7. Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol: Pemicu utama kecelakaan fatal karena hilangnya kontrol dan kesadaran.

Humanis Tapi Tetap Tegas

 

AKP Ninit Titis Dewiyani mengingatkan, meskipun pihak kepolisian akan mengedepankan tindakan yang humanis dan edukatif, namun ketegasan tidak akan ditoleransi bagi pelanggar yang jelas membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami ingin masyarakat menyadari bahwa pelanggaran kecil sekalipun bisa berakibat fatal,” tandas Kapolres.

Dengan memetakan lokasi-lokasi dengan tingkat pelanggaran dan kecelakaan yang tinggi, Polres Sumenep berupaya meminimalisir risiko melalui peningkatan patroli, terutama pada jam-jam tertentu. Operasi ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Sumenep: Keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan.

Diharapkan, melalui penindakan tegas selama Operasi Zebra Semeru 2025, akan tercipta budaya tertib dan sadar keselamatan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


---Exposiana----