Seandainya Masih Dibolehkan KPU, Capres PDIP Lebih Baik Puan daripada Ganjar

Terbit: 22 November 2023 | 17:24 WIB

Maduraexpose.com- Pegiat media sosial Rudi Valinka berandai-andai jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperbolehkan perubahan nama capres, maka sebaiknya PDIP mengusung Puan Maharani daripada Ganjar Pranowo.

Pasalnya Puan Maharani kini terlihat merupakan pendukung pasangan nomor urut tiga paling realistis, karena akan mengevaluasi narasi kritikan Ganjar Pranowo terhadap pemerintah belakangan ini imbas menurunnya elektabilitas capres PDIP.

“Mba Puan ini pendukung Ganjar Mahfud paling realistis saat ini. Mau dengarkan pendapat orang lain dan membaca kondisi lewat angka-angka survey baik external dan internal,” ucapnya.

“Seandainya aturan KPU memperbolehkan mungkin Capresnya lebih baik beliau sih. Sayang sudah gak bisa,” imbuh Rudi Valinka dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (22/11).

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP sekaligus Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Puan Maharani mengatakan pihaknya akan mengevaluasi sejumlah narasi kritikan Ganjar Pranowo terhadap pemerintah belakangan ini.

Puan menyampaikannya menanggapi elektabilitas Ganjar yang turun dalam sejumlah survei terbaru.

“Ini akan menjadi evaluasi bagi kami PDIP untuk bisa melihat secara baik dan secara jelas, apakah kemudian hal itu memang harus dievaluasi atau tidak. Artinya terkait dengan substansi yang akan disampaikan Pak Ganjar,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/11) dikutip dari CNN Indonesia.

Lebih lanjut, Puan mengatakan kritik yang disampaikan Ganjar kepada pemerintah atas inisiatifnya sendiri sebagai capres, dan pasti berdasarkan data yang dimilikinya.

“Hal-hal seperti itu disampaikan Pak Ganjar selaku capres. Pasti beliau menyampaikan hal itu karena punya data yang memang beliau harus sampaikan atau disampaikan,” ujarnya.

Ia melanjutkan kritik yang disampaikan selama ini bukan hanya dari Ganjar, PDIP juga kerap melontarkan kritikan terhadap pemerintah secara langsung maupun tidak.

“Dari awal posisi PDIP sampai saat ini pun sebelum masa pemilu kami selalu otokritik atau kami menyampaikan, walaupun kritik itu disampaikan secara langsung atau tidak kepada pemerintah,” katanya. [*]

  • Avatar

    administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *