MADURAEXPOSE.COM – SURABAYA. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengeluarkan instruksi keras dan tegas kepada seluruh kader partai di berbagai tingkatan. Ia meminta para kader untuk meningkatkan sensitivitas terhadap dinamika sosial dan memberikan respons kilat terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah.
Menurut politisi kawakan asal Madura tersebut, partai berlambang banteng moncong putih ini tidak boleh lamban dalam menyikapi tantangan sosial dan ekonomi yang sedang menghimpit warga.
Instruksi Tiga Pilar: Rakyat Hadapi Masalah, Kader Harus Gerak!
“Ketika rakyat menghadapi persoalan, kader PDI Perjuangan tidak boleh menunggu. Respons harus cepat, terkoordinasi, dan solutif. Partai harus hadir bersama rakyat, bukan sekadar menjadi penonton,” tegas Said Abdullah saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi KSB DPC PDIP se-Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (14/2/2026).
Said menyoroti sejumlah isu krusial yang tengah menghantui masyarakat Jatim, mulai dari lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), masalah kepesertaan BPJS PBI yang terhapus, hingga dampak cuaca ekstrem seperti banjir dan tanah longsor.
Tak hanya itu, persoalan klasik seperti kenaikan harga bahan pokok, bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran, hingga keruwetan administrasi kependudukan juga menjadi poin penting yang harus segera diselesaikan oleh para kader.
Baca Juga:
Inovasi Call Center: Target Solusi Maksimal 4 Jam
Menindaklanjuti arahan tersebut, Sekretaris DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono, mengungkapkan langkah konkret partai dengan mendorong pembentukan Call Center Tiga Pilar.
Sistem ini akan mengintegrasikan struktur partai, fraksi di DPRD, hingga kepala daerah dari PDI Perjuangan sebagai satu kesatuan gerak yang solid.
“Setiap unsur tiga pilar wajib mempublikasikan nomor layanan aktif sebagai kanal resmi pengaduan masyarakat. Laporan yang masuk ditargetkan dapat ditindaklanjuti secara kolaboratif dalam waktu maksimal empat jam sejak diterima,” jelas Deni.
Langkah berani ini diharapkan menjadi standar baru pelayanan publik bagi kader partai di daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat Jawa Timur terhadap kinerja PDI Perjuangan.
Baca Juga:
Penulis Red./Editor: Ferry Arbania Madura Expose






