Ketua KNPI Sumenep Minta Polisi Tangkap Kades Arogan

Terbit: 16 Agustus 2025 | 19:00 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang oknum Kepala Desa berinisial JN terhadap seorang perempuan muda berinisial NF (21) terus menuai sorotan. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumenep mengecam keras perbuatan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas.

 

Ketua DPD KNPI Sumenep, Imam Syafi’i, mengecam tindakan JN yang diduga menganiaya NF, “primadona desa” asal Kecamatan Sapeken, hingga mengalami luka memar di wajah. “Sikap arogan oknum kepala desa patut kita laknat karena tidak pantas dilakukan, apalagi terhadap warganya sendiri. Saya minta Kepolisian tidak main-main dalam kasus ini,” ujar Imam Syafi’i kepada media, Sabtu malam (16/8/2025).

 

 


 

Tindak Pidana Kekerasan: Korban Resmi Buat Laporan Polisi

 

Seperti diberitakan sebelumnya, NF telah secara resmi membuat laporan polisi di Mapolsek Sapeken. Kapolsek Sapeken, IPTU Taufik, membenarkan adanya laporan pengaduan tersebut, di mana NF sebagai pelapor dan JN sebagai terlapor.

 

Berdasarkan Laporan Polisi (LP) bernomor LP/B/7/VIII/2025/SPKT/POLSEK SAPEKEN, peristiwa dugaan tindak pidana ini terjadi pada Rabu (13/8/2025) di Jalan Baru Sapeken. NF menguraikan bahwa ia dipukul pada bagian wajah oleh terlapor, yang mengakibatkan luka memar. Kapolsek menegaskan bahwa kasus ini akan tetap diproses hukum.

 

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak terlapor JN belum memberikan tanggapan. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian dan belum ada penetapan tersangka. Aparat diharapkan dapat mengusut tuntas perkara ini guna menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi korban. [tim]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *