Relokasi Pedagang Sedangdang ke Pasar Gurem Dikeluhkan

Terbit: 2 Agustus 2016 | 23:39 WIB

Pamekasan, Pasca Kebakaran yang menimpa Pasar Sadangdang, sebagian pedagang mengeluhkan relokasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Sebab, Pasar Gurem yang dijadikan tempat relokasi para pedagang Sadangdang, terlihat sangat sepi. Menurut sebagian pedagang, ketidak jelasan pengelolaan pasar oleh (Pemkab) Pamekasan.

Dari pantauan Maduraexpose.com, terlihat banyak ruko yang tutup. Hanya sebagian yang membuka dagangannya. “Sebagian penjual yang disini jarang buka, soalnya kalaupun dibuka, sepi dagangan kita.” Ujar Penjual yang tidak mau menyebut identitasnya tersebut.

Lain Gurem, lain pula Pasar Tumpah. Di Pamekasan, khususnya di jalur Kota, ada beberapa pasar Tumpah membuat kumuh pemandangan Kabupaten berslogan Gerbang Salam ini. Sebagian Penjual, seperti yang ada di Perempatan Pegadaian, mereka menyebut berjualan di ruas trotoar karena tidak ada fasilitas lain.

“Ye ajueleh edimmah pole cong mun benin edinnak. Jhe’ tadhe’ kennengan laen.(Bahasa Madura). (Mau jualan dimana lagi nak kalau bukan disini. Tidak ada tempat lain.)” Ujar pedagang.

Sementara, sebagian warga sekitar mengeluhkan, adanya pasar Tumpah tersebut selalu membuat kemacetan. “Mungkin ini perlu dicarikan solusi mas. Selain terlihat kumuh, tiap hari menimbulkan kemacetan.” Ujar Lutfi, salah satu pengendara motor.

Sementara itu, belum ada pihak yang menjawab persoalan ini. Maduraexpose.com mencoba menghubungi melalui pesan Whatsup Kepala Disperindag, Bambang Edy Suprapto, belum memberikan jawaban.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *