Proyek Pelabuhan Gayam Tak Sesuai Spek, Perintah Kadishub Sumenep “Bongkar!”

Terbit: 22 September 2021 | 10:05 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)–Agus Sulistiyono Kepala Dinas Perhubungan Sumenep menyayangkan adanya pengerjaan proyek yang diduga menggunkan bahan material pasir hitam dengan campuran tanah yang menyalahi spek.

Persoalan Pengembangan Prasarana Pelabuhan Tarebung Kecamatan Gayam (BK Prov. Jatim) di Pulau Sapudi, Sumenep, Madura mencuat setelah media ini menurunkan hasil konformasi wartawan di lapangan dengan sejumlah aktivis.

“Dari hasil rapat mingguan kemaren,Dinas (Perhubungan Sumenep) memerintahkan kepada pengawas untuk bongkar pekerjaan yang tidak sesuai spek,” demikian Kadishub Sumenep Agus Sulistiyono melalui pesan WhatsApp yang diterima Redaksi Maduraexpose.com, Rabu 22 September 2021.

Agus juga menyinggung soal pasir hitam sudah siap diganti.

“Pasir hitam yang seauai spek, pelaksana siap mendatangkan pakai perahu dari daratan. Untuk baja, minggu ini datang di Sumenep,”imbuhnya lagi menambahkan.

Pihaknya memastikan tak akan main-main dalam pelaksanaan proyek tersebut.

“Dinas (Perhubungan Sumenep) setiap minggu melakukan evaluasi pekerjaan yang di hadiri oleh pelaksana dan konsultasi pengawas,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, pelaksanaan proyek Pengembangan Prasarana Pelabuhan Tarebung Kecamatan Gayam (BK Prov. Jatim) di Pulau Sapudi, Sumenep, Madura Jawa Timur mendapat sorotan dari sejumlah pihak karena diduga terdapat pengerjaan yang tidak sesuai dengan spek dan mengabaikan perintah dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep.

Proyek tersebut diluncurkan dengan pagu Rp. 1.251.162.000,00 yang bersumber dari APBD 2021 .

Salah satu yang disoal oleh aktivis kepulauan, yakni terkait dengan spesifikasi seperti bahan material yang didugab kuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) seperti penggunaan pasir hitam dicampur dengan tanah. Konon hal ini sudah mendapat teguran dari Dishub Sumenep selaku satuan kerja. (Ferry Arbania)

  • MADURA EXPOSE

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *