Polisi Tetapkan Heri Sumenep Tersangka

Terbit: 28 Juni 2017 | 22:47 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Berawal dari masalah ludah saat takbiran, Mastur, warga Desa Alas Malang, Kecamatan/Kepulauan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terpaksa menjalani perawatan intensif di rumahnya, sejak (24/6/2017) lalu.

Ia menjadi korban pengeroyokan tiga pemuda, yakni Mohhamad Hamdi Bin H. Mahmudi (19), Mohamad Nur Firdaus Als Lele Bin H. Sukarwi (24), dan Heri Bin H. Sahamar (33).

Mastur, terpaksa dirawat di rumahnya dengan cara diurut, lantaran sekujur tubuhnya benyok terkena pukulan tangan kosong oleh tiga pemuda, yang mengaku kena ludah saat malam takbiran.

Sehingga, sebagaimana Surat Perintah Penangkapan nomor : Sprint~ Kap/4/VI/2017/Polsek, 28 Juni 2017, Kanit Reskrim dan Banit telah melakukan penangkapan terhadap para tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan, Ketiga Tersangka (HAMDI. LELE & HERI) telah mengakui perbuatanya. Namun untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan dari pihak keluarga korban, maka Para tersangka, dibawa ke Polres Sumenep untuk selanjutnya dilakukan penahanan di Rutan Polres Sumenep,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Rabu (28/6/2017).

Sedang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka tersebut akan dijerat pasal 170 (1) subs 351 jo 55 KUHP, dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

(MMO)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *