Polisi Selidiki Terbakarnya Motor Dirumah Sulaisi, Tim Labfor Polda Jatim Dipastikan Turun Tangan

Terbit: 30 Januari 2024 | 10:48 WIB

Maduraexpose.com— Terbakarnya sebuah speda motor di rumah Sulaisi Dusun Tabata Desa Ketawang Laok Kecamatan Gulu-Guluk Sumenep masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Speda motor Honda Revo dengan nomor polisi L4625 KG itu terbakar pada Senin dini hari (29/1/2024) sekitar pukul 02.30 WIB.

Kapolres Sumenep melalui Kasi Humas AKP Widiarti S., S.H dalam keterangan tertulisnya membenarkan adanya satu uni speda motor milik warga tersebut terbakar. Kendati demikian, polisi belum memberikan kesimpulan sementara terkait penyebab terbakarnya kendaraan roda dua tersebut, kasus ini masih diselidiki oleh petugas kepolisian.

Menurutnya, dari hasil keterangan korban, sebelum kendaraan roda terbakar didalam pekarangan rumahnya, pihak korban mengaku mendengar suara keras seperti batu menghantam kaca.

AKP Widiarti melanjutkan, diwaktu yang hampir bersamaan dengan terdengarnya suara ledakan keras, korban juga mengaku mendengar suara speda motor melaju kencang ke arah timur rumah korban.

Masih dalam keterangan AKP Widiarti, beberapa saat kemudian korban keluar dari rumahnya dan betapa kagetnya ketika melihat kobaran api tengah membakar satu unit sepeda motor.

Korban mengaku langsung memanggil Hamimah istrinya untuk memberitahu bahwa sepeda motor miliknya terbakar.

“Setelah itu mertua korban Khasiyah keluar dari rumah langsung mengambil selang dan menghidupkan kran (air), lalu memadamkan api yang membakar 1 unit sepeda motor tersebut,” imbuh AKP Widiarti melanjutkan keterangannya.

Dijelaskan AKP Widiarti, kerugian akibat kejadian itu ditaksir Rp7.500.000. Namun beruntung tak korban jiwa. Polisi masih menyelidik penyebab terbakarnya kendaraan roda dua tersebut.

“Sampai detik ini, belum diketahui penyebab kebakaran satu unit sepeda motor korban tersebut,” imbuhnya.

Untuk melakukan pengungkapan kejadian di Desa Bataal Barat itu, lanjut AKP Widiarti, Tim Penyidik Polres Sumenep telah mendatangi TKP dan memasang police line atau garis polisi.

Policeline itu dipasanga sambil menunggu Tim Labfor Polda Jatim, yang akan menginterogasi korban dan saksi serta melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menemukan penyebab kebakaran tersebut.

Tampak hadir saat cek TKP Wakapolres Sumenep Kompol Trie Sis Biantoro., S.H., S.I.K., M.M, Kasat Reskrim AKP Irwan Nugraha, S.H, Kasat Samapta AKP Taufik Hidayat, S.H, Kasi Humas AKP Widiarti S., S.H dan Kapolsek Guluk-guluk AKP Akhmad Gandhi, S.H. [Ferry Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *