
MADURAEXPOSE.COM–Polisi membantah penyidik melakukan intimidasi kepada tersangka kasus dugaan pemufakatan makar Firza Husein ketika ditahan dan diperiksa di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Sebelumnya, kuasa hukum Firza menyatakan kliennya itu diintimidasi terkait kasus percakapan dan foto berkonten pornografi yang viral di media sosial.
“Tidak ada (intimidasi), kita pokoknya secara profesional,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Sabtu (4/2).
Namun, Argo tidak menjelaskan secara rinci alasan penyidik Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap Firza di rumah tahanan Mako Brimob. Argo hanya mengatakan Polri bisa saja meminjam rumah tahanan lain untuk bisa menitipkan seorang tersangka.
“Semuanya di Rutan Polri pun boleh kalau mau. Di mana-mana boleh jadi sekarang kita tempatkan di sana sementara,” kata Argo.
Pengacara Firza Husein, Aziz Yanuar menyatakan kliennya dipaksa mengakui dalam kasus percakapan dan foto berkonten pornografi yang menjadi viral di media sosial adalah dirinya dan Habib Rizieq. “Yang bersangkutan (Firza) disuruh mengakui, ditekan, disuruh mengakui tentang berita-berita yang menjadi viral itu. Padahal itu berita tidak pernah ada,” kata Azis, Jumat (3/2).
Firza ditahan di Mako Brimob setelah dijemput paksa di rumahnya di Jalan Makmur, Lubang Buaya, Jakarta Timur pada Selasa (31/1). Ia ditahan terkait dugaan kasus dugaan makar.
Setelah itu, pada Rabu (1/2) polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumah itu dan mengamankan beberapa barang bukti terkait kasus berbeda, yaitu kasus percakapan dan foto berkonten pornografi yang diduga dilakukan Firza dan Habib Rizieq. [ROL]





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)