PKL Giling Semraut, Warga Setempat Terganggu

0
922
Syafrudin Budiman

MADURA EXPOSE–Kehadiran ratusan PKL pindahan Taman Bunga di sepanjang Jl.KH.Agus Salim, Pangarangan-Pamolokan mulai dirasakan warga setempat sangat menggangu kenyamanan mereka. Pasalnya, ratusan PKL tersebut menggangu fasilitas umum dan menutup akses jalan raya menjadi sangat sempit dan sulit dilalui oleh pengendara. Bahkan kendaraan roda empat tidak bisa melintas dikawasan tersebut karena ditutup.

“Terus terang saya kecewa PKL ini dipindah ke depa lapanga giling. Ini sangat menggangu pengguna jalan. Bukan hanya saya, tapi banyak warga mengeluh karena sangat sulit ketika hendak melewati depan giling yang sudah disesaki rombong PKL,” ujar Syafrudi Budiman, warga Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (02/09/2016).

Ketua Partai Perindo Sumenep ini menilai, relokasi PKL ke Lapangan Giling ini menurutnya dinilai salah arah, karena tidak menemukan solusi hingga tanpa konsep yang jelas merelokasi ratutan pedagang itu tak ubahnya seperti memindahkan sampah sembarangan.

“Kami menilai kebijakan Pemkab dalam merelokasi PKL ini salah arah. Lucu khan, membersihkan Taman Adipura tapi malah membuat kubangan sampah di dekat pemukiman warga dan dekat perkantoran,”imbuhnya menambahkan.

Syafrudin Budiman yang kerap dipanggil Rudi ini meminta Pemkab untuk segera mengembalikan ratusa PKL tersebut ke tempat yang lebih terhormat dan tidak mengganggu kepentingan orang banyak. [K2M/Ferry]