PKL Giling Semraut, Warga Setempat Terganggu

Terbit: 2 Agustus 2016 | 13:27 WIB

MADURA EXPOSE–Kehadiran ratusan PKL pindahan Taman Bunga di sepanjang Jl.KH.Agus Salim, Pangarangan-Pamolokan mulai dirasakan warga setempat sangat menggangu kenyamanan mereka. Pasalnya, ratusan PKL tersebut menggangu fasilitas umum dan menutup akses jalan raya menjadi sangat sempit dan sulit dilalui oleh pengendara. Bahkan kendaraan roda empat tidak bisa melintas dikawasan tersebut karena ditutup.

“Terus terang saya kecewa PKL ini dipindah ke depa lapanga giling. Ini sangat menggangu pengguna jalan. Bukan hanya saya, tapi banyak warga mengeluh karena sangat sulit ketika hendak melewati depan giling yang sudah disesaki rombong PKL,” ujar Syafrudi Budiman, warga Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (02/09/2016).

Ketua Partai Perindo Sumenep ini menilai, relokasi PKL ke Lapangan Giling ini menurutnya dinilai salah arah, karena tidak menemukan solusi hingga tanpa konsep yang jelas merelokasi ratutan pedagang itu tak ubahnya seperti memindahkan sampah sembarangan.

“Kami menilai kebijakan Pemkab dalam merelokasi PKL ini salah arah. Lucu khan, membersihkan Taman Adipura tapi malah membuat kubangan sampah di dekat pemukiman warga dan dekat perkantoran,”imbuhnya menambahkan.

Syafrudin Budiman yang kerap dipanggil Rudi ini meminta Pemkab untuk segera mengembalikan ratusa PKL tersebut ke tempat yang lebih terhormat dan tidak mengganggu kepentingan orang banyak. [K2M/Ferry]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *