Petani Tembakau Mentahkan Gagasan Dishutbun Sumenep

Terbit: 31 Januari 2016 | 21:00 WIB

Madura Expose—Koordinator Paguyuban Pemerhati Kelompok Tani (P2KT) Kabupaten Sumenep, Zaenuri, MP menilai gagasan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) setempat yang akan mengganti program budidaya tembakau menjadi perekbunan tebu dianggap sebuah gagasan ngawur dan bertentangan dengan keinginan masyarakat petani di ujung timur Pulau Madura tersebut.

Kang Nur, demikian mantan aktivis HMI Jombang ini beralasan, tanaman tebu yang direncanakan Dishutbun Sumenep itu salah sasaran.

“Orang Sumenep akan berpikir seribu kali untuk beralih ketanaman tebu. Disamping memerlukan lahan yang jauh dari pemukiman penduduk, orang Madura masih fanatik terhadap budidaya tembakau”, tandasnya.

Pihaknya meminta Kepala Dishutbun Sumenep supaya tidak terburu-buru dalam merencanakan sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan petani. Apalagi sampai detik ini belum ada pabrik gula yang bisa menyerap hasil panen tebu.

“Pangsa pasarnya saja belum jelas. Belum ada pabrik gula di Madura. Kok malah mau mau garap lahan tebu. Ide itu mnenjadi sangat tidak rasional ketika petani harus menjual hasil panennya keluar daerah dengan biaya yang pasti tidak sedikit”, pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten melalui, Kabid Perkebunan Dishutbun Sumenep Joko Suwarno menyampaikan gagasannya untuk mengalihkan tanaman tembakau ke budidaya tebu. Pihaknya juga mengklaim sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Disperta).

[lam/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *