
Madura Expose—Koordinator Paguyuban Pemerhati Kelompok Tani (P2KT) Kabupaten Sumenep, Zaenuri, MP menilai gagasan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) setempat yang akan mengganti program budidaya tembakau menjadi perekbunan tebu dianggap sebuah gagasan ngawur dan bertentangan dengan keinginan masyarakat petani di ujung timur Pulau Madura tersebut.
Kang Nur, demikian mantan aktivis HMI Jombang ini beralasan, tanaman tebu yang direncanakan Dishutbun Sumenep itu salah sasaran.
“Orang Sumenep akan berpikir seribu kali untuk beralih ketanaman tebu. Disamping memerlukan lahan yang jauh dari pemukiman penduduk, orang Madura masih fanatik terhadap budidaya tembakau”, tandasnya.
Pihaknya meminta Kepala Dishutbun Sumenep supaya tidak terburu-buru dalam merencanakan sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan petani. Apalagi sampai detik ini belum ada pabrik gula yang bisa menyerap hasil panen tebu.
“Pangsa pasarnya saja belum jelas. Belum ada pabrik gula di Madura. Kok malah mau mau garap lahan tebu. Ide itu mnenjadi sangat tidak rasional ketika petani harus menjual hasil panennya keluar daerah dengan biaya yang pasti tidak sedikit”, pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten melalui, Kabid Perkebunan Dishutbun Sumenep Joko Suwarno menyampaikan gagasannya untuk mengalihkan tanaman tembakau ke budidaya tebu. Pihaknya juga mengklaim sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Disperta).
[lam/fer]

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
