Massa mulai berjalan kaki dari Ciamin menuju Tasikmalaya pada Senin, (28/11). Mereka menuntut penangkapan terhadap tersangka penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/Republika.

MADURAEXPOSE.COM— Ketua Koalisi Umat Muslim KH Aminuddin Bustomi mengatakan umat Islam Tasik siap menyambut peserta Aksi Bela Islam jilid III yang berjalan kaki dari Ciamis. Nantinya, Muslim Tasik akan melanjutkan perjuangan berjalan kaki secara estafet.

Ia mengatakan, aksi jalan kaki dari Ciamis ke Jakarta merupakan bukti bahwa aksi Muslim tak bisa dibendung bahkan ketika tak ada bus yang bersedia mengantarkan. Sebab ia mengakui adanya tekanan terhadap pihak pengusaha bus agar tak membawa massa peserta unjuk rasa ke Jakarta.

“Ini bukti kekuatan Muslim, kami akan tunjukkan seberapa besar kami walau pengusaha bus enggak mau nganterin ke Jakarta,” katanya pada Republika.co.id, Senin (28/11).

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Ia menjelaskan, aksi jalan kaki akan berlangsung secara estafet. Sehingga Muslim Tasik akan menunggu massa dari Ciamis untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Selain itu, ia mengatakan, Muslim Tasik akan menyediakan posko guna melayani kebutuhan makanan dan minuman serta ruang istirahat. “Kami estafet, kalau ada yang tidak sanggup ya berhenti, tapi yang kuat lanjut,” ujarnya.

Ketika ditanya soal jumlah massa dari Tasik, ia enggan memberi angka pasti. Ia hanya menyebutkan jumlah kemungkinan sama dengan massa peserta aksi 4 November. Berdasarkan keterangan Aminuddin sebelumnya, ia mengonfirmasi sekitar 700-1.000 Muslim ikut aksi 4 November. “Kalau jumlah massa dari Tasik paling sama sih seperti aksi 4 November kemarin,” ucapnya. [ROL]