Pesantren Dicatut Untuk Dukung Paslon Tertentu, MUI Sumenep “Murka”

Terbit: 4 Oktober 2024 | 02:55 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com— Dugaan pencatutan puluhan pondok pesantren oleh oknum tak bertanggung jawab, yang digunakan untuk mendukung salah satu paslon mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan, karena dikhawatirkan bisa menimbulkan perpecahan.

Hal itu juga mendapat perhatian serius dari KH. Moh Shaleh Abdurahman, Ketua Umum MUI Kabupaten Sumenep “murka” dan langsung mengeluarkan pesan keras agar seluruh paslon dan pendukungnya tetap menjaga etika dalam berpolitik.

Pihaknya berpesan kepada seluruh peserta Pilkada 2024 mengedepankan kampanye etis dan bermartabat.
Kiai Shaleh menegaskan, pasangan calon bupati dan wakil bupati sebagai figur utama harus menjaga etika dalam berpolitik, terutama selama masa kampanye Pilkada.

“Kami berharap semua pihak yang terlibat dalam Pilkada dapat menjaga etika dan tidak menggunakan cara-cara yang dapat merusak keharmonisan masyarakat,” demikian KH Moh Shaleh Abdurahman, Ketua MUI Kabupaten Sumenep kepada wartawan.

Disitat dari KoranMadura, Kiai Shaleh dengan tegas mengingatkan semua pihak, agar tidak menggunakan kampanye negatif, yang sering berupa penyebaran hoaks maupun ujaran kebencian, yang berpotensi memecah belah masyarakat Sumenep.

“Perbedaan politik adalah bagian dari demokrasi, namun jangan sampai menimbulkan perpecahan di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya.

Seperti diketahui, kontestasi Pilkada Sumenep 2024 ini hanya diikuti oleh dua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati, yaitu paslon nomor urut 1 Ali Fikri –Unais Ali Hisyam da paslon nomor urut 2 Achmad Fauzi Wongsojudo – Imam Hasyim.

Sesuai tahapan, pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2024 akan berlangsung pada 27 November mendatang. Sementara saat ini masih dalam masa kampanye. [km/red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *