Perda Tata Ruang Pamekasan Digugat Mahasiswa

Terbit: 3 November 2016 | 04:05 WIB

MADURAEXPOSE.COM–puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan menggelar aksi demonstrasi ke Kantor Bupati Jl Kabupaten 107 pada hari Selasa 1 November 2016 jam 10.00 wib.

Demo digelar bergerak dari area Monumen Arek Lancor tersebut menuju ke kantor Bupati Pamekasan.

Mahasiswa menuntut realisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2012 tentang rencana tata ruang wilayah.

Mereka menilai kebijakan pemerintah kabupaten Pamekasan cenderung tidak tegas. “Seharusnya pemerintah tegas terhadap keberadaan perda tersebut, sehingga kebijakan tidak tumpul ke bawah,” ujar salah satu orator aksi.

“Apabila perda itu tetap tidak direalisasikan, maka yang akan menjadi korban adalah rakyat kecil.

Sementara para pemegang jabatan maupun penegak perda cenderung tidak bergerak,” tegasnya.

Aksi ini, mahasiswa yang terdiri dari berbagai kampus di daerah pamekasan berselogan Bumi Gerbang Salam juga membentangkan sejumlah poster tuntutan.

Diantaranya ‘RT/RW Rencana Tata Ruang Wilayah Pamekasan Amburadul’, ‘Nasib Rakyat di Telinga Para Pejabat’ dan berbagai poster lainnya.

Sayangya aksi mereka tidak ditemui Bupati Achmad Syafii, mereka hanya ditemui sejumlah pejabat dari berbagai bidang.

Yaitu Sekda Alwi, Dinas PU Cikatarung Muharram, Dinas PU Pengairan Achmad Sjaifuddin, Ketua Komisi I DPRD Ismail hingga perwakilan dari Satpol-PP Moh Yusuf Wibiseno. (Sjk)

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *